Bakpao keras

Saji - - Tanya Pakar -

PAKAR SAJI YTH., Ji, saya, tuh, penggemar berat kamu dan saya selalu berkreasi dengan resep-resep kamu. Apalagi kalau masa liburan sekolah. Beberapa saat yang lalu anak saya yang kecil pulang sekolah sambil berlari dan memengang sebuah bungkusan. Katanya saya disuruh buat bakpao yang seperti dia temui di sekolahnya. Namun ketika saya buat, hasilnya kurang memuaskan. Bakpaonya keras tidak lembut seperti yang dijual di pasaran. Itu kenapa, ya, JI? Kok ,bisa? Beri tahu saya cara yang benar membuat bakpao yang lembut seperti yang di toko?

Diah Kumalasari -Tangerang

Ibu aiah humalasari di Tanggerang,

halau sudah menggunakan resep kami, mestinya hasilnya empuk. halau tidak empuk, pasti ada kesalahan langkah, misalnyaw

• jengurangi pemakaian air karena adonan dirasakan lengket terus saat diuleni. Adonan yang lembut, memang lengket. Tetapi setelah melalui proses fermentasi, kelengketannya berkurang.

•mengulenenan tidak sampai elastis.

mengulenan adonan harus lama hingga sampai elastis betul. blastis, maksudnya kalau kita ambil sejumput adonan dan kita tarik sampai tipis, tidak sobek. halau masih sobek, uleni kembali.

•hetika adonan difermentasi, tidak ditutup.

halau tidak ditutup, adonan akan menjadi kering karena cairannya menguap. petelah dibentuk pun, adonan harus tetap ditutup. aan kalau terlihat kering, jangan takut untuk menyemprotkan air pada permukaan bakpao.

• hetika bakpao sudah matang dan dingin, bakpao dibiarkan terbuka tanpa dibungkus plastik atau dimasukkan ke dalam wadah tertutup.

kah, kalau semua langkah itu Anda lakukan pada resep bakpao pAgI, pasti hasilnya sangat memuaskan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.