Andalkan Rujak Khas Bali

Saji - - Inspirasi -

Di Bandung, ada penjual rujak khas Bali yang punya rasa otentik. “Kami berguru ke Bali untuk membuat rujak, dan sebagian bahannya juga masih kami datangkan dari Bali,” jelas Sofyan, Operational Catering Tjendana Catering yang membawahi Rujak Jegeg.

Salah satu rujak populer di Bali, rujak kuah pindang, menjadi salah satu favorit pelanggan. Rujak ini hanya berisi mangga muda yang diiris tipis memanjang, lalu disiram kuah pindang yang berwarna kecokelatan. “Kuah pindang ini merupakan paduan kaldu pindang lokal bandung yang dipadukan terasi dari Bali,” imbuhnya.

Beberapa rujak khas Bali lainnya misalnya Rujak Kacang yang berisi irisan buah salak, mangga muda, bengkoang, pepaya, jambu air, dan pepaya jepang (kyuri). Potongan beragam buah ini diaduk bersama bumbu gelap dan kental yang terbuat dari gula merah, asam, cabai, dan kacang. Di atasnya juga ditaburkan kacang goreng yang ditumbuk kasar serta kacang goreng utuh.

Masih ada rujak cuka yang berisi pepaya dan bengkuang serut dalam kuah cuka pedas. Dan yang tak kalah unik adalah rujak serut yang berisi buah mangga serut dalam kuah terasi. Setiap jenis rujak ini dibanderol dengan harga Rp 15 ribu.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.