NASI CAMPUR BUNGKUS DAUN

Saji - - Peluang Usaha -

Nasi campur yang disajikan di atas piring, tentu sudah biasa. Namun bila nasi campur dibungkus daun pisang, bisa jadi rasanya lebih nikmat dan penampilannya lebih menarik. Pasalnya, nasi yang dibungkus daun, aromanya lebih sedap dan tahan lama.

Itulah keunikan nasi bungkus Djoeragan Sego Laris Manis milik Andrew (43), yang diluncurkan sejak 2003 lalu. Idenya bermula dari rasa keprihatinan Andrew terhadap kian banyaknya makanan dalam kemasan yang tak menggunakan wadah food grade, sehingga bisa membahayakan kesehatan dan lingkungan.

Daun pisang, kata Andrew tentu lebih ramah lingkungan. “Kemasannya natural, praktis, habis makan bisa langsung dibuang,” imbuh Andrew. Nasi bungkus daun yang Andrew jual dilengkapi berbagai lauk. Ada 3 varian, yaitu Cakalang Suedep dep, Ayam Uenak Puoll, dan Empal Crispy Uenak Tenan.

Sebungkus nasi campur ikan cakalang, isinya sepotong cakalang bebas duri dan kulit, serundeng kelapa, mi goreng, tahu kecap, dan sambal. Untuk empal crispy, berisi daging empal suwir, mi goreng, telur dadar, dan sambal. Sedangkan varian ayam, terdiri dari ayam bumbu bali, tahu kecap, mi goreng, dan oseng wortel buncis.

Sebungkus nasi campur varian ayam atau cakalang, harganya Rp 15 ribu. Khusus empal crispy, per bungkusnya Rp 20 ribu. Demi memenuhi tiga cabang di Surabaya, dalam sehari Andrew memproduksi 300-400 bungkus. Jika dirata-rata, dalam sehari Andrew mendapat omzet Rp 4-5 juta.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.