PInDAnG BurunG

Saji - - Pelesir -

AnEKA PInDAnG DEnGAn CITArASA ASAM, MAnIS & PEDAS

Jl. Gub. H. A. Bastari, Jakabaring Telp (0711) 519000

Biasanya, sajian pindang di Palembang menggunakan bahan berupa daging sapi atau ikan. Namun di kedai milik Susi, sudah 4 tahun ini menyediakan pindang yang berbeda, yaitu berbahan unggas. “Sebenarnya pindang berbahan unggas ini makanan khas dari kampung saya di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir,” jelasnya.

Ada beragam jenis unggas yang dimasak pindang di kedai ini. Di antaranya ayam, bebek, hingga aneka jenis burung seperti punai, ayamayam, perlung, hingga belibis. Harganya dibanderol Rp 15 ribu – Rp 45 ribu per ekor.

rntuk kuah pindangnya, Susi mengaku tetap menggunakan resep pindang dari Tulung Selapan, yang terlihat keruh kecokelatan dengan semburat warna merah dari penggunaan cabai. “Rasa kuahnya perpaduan antara asam, manis, dan pedas. Asamnya dari penggunaan asam jawa, sehingga warna kuahnya agak kecokelatan,” imbuhnya.

Semua menu pindang olahan Susi disajikan bersama lalapan berupa kacang panjang, mentimun, kemangi, dan terung ungu bulat. Semangkuk sambal nanas nan pedas ikut disertakan sebagai cocolannya.

Dalam sehari, Susi mengaku bisa menghabiskan 100 ekor burung punai dan 30 ekor burung belibis. Kedai berkapasitas 40 kursi ini mulai melayani penggemar pindang burung pada pukul 07.00 – 22.00.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.