BUBUR GURIH BERCITARASA NASI KUNING

Saji - - Saji -

Sesuai dengan nama restorannya, Nasi Kuning Plus Plus, di sini menyediakan aneka nasi kuning, termasuk bubur kuning. Uniknya, warna kuning pada bubur kuning di sini bukan berasal dari kuah kaldunya, lo. Melainkan dari bumbu rempah kunyit yang direbus bersama beras dalam proses pembuatannya.

“Proses pembuatannya sama persis seperti membuat nasi kuning. Hanya saja diaplikasikan ke dalam bubur,” terang Yuli Setyawan (37), pemilik restoran Nasi Kuning Plus Plus. Penggunaan kunyit pada bubur menyebabkan bubur nasinya berwarna kuning agak gelap. Selain kunyit, bubur kuning juga menggunakan rempah lain. Seperti serai, daun salam, lengkuas, jahe, lada, garam, dan sedikit santan untuk semakin memunculkan rasa gurihnya.

Seporsi bubur kuning disajikan dengan toping suwiran ayam kampung goreng, irisan cakwe, daun bawang, dan bawang goreng. Kendati bubur nasi identik dengan tambahan kecap manis atau asin, namun Yuli mengatakan, bubur kuning tak terlalu cocok disantap dengan tambahan kecap. Per porsi bubur kuning dibanderol Rp 15 ribu.

Yuli juga mengatakan, bubur kuning paling banyak dicari orang pada jam sarapan atau di pagi hari. Dalam sehari, Yuli rata-rata menghabiskan 50 porsi bubur kuning di restorannya yang berkapasitas 40 orang dan buka setiap hari pukul 06.30-21.00 WIB.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.