CIRI KHAS SAMBAL KACANG METE

Saji - - Saji -

“Tentukan sendiri pedasmu. Anda pedas, kami puas!” Begitulah jargon yang tertulis besar di gerai Ayam Gepuk Pak Gembus. Salah satu keunikan di kedai ini memang terletak pada tingkat kepedasannya yang bisa diatur sesukanya.

“Pembeli boleh memilih jumlah cabai yang akan diulek,” jelas Ny. Yati, pemilik gerai Ayam Gepuk Pak Gembus di kawasan Tangerang.

Selain jumlah cabai, jenis sambalnya pun tergolong unik. Kedai ini menawarkan sambal berbahan utama kacang mete. Untuk membuat sambal penyetnya, Yati menggunakan satu sendok penuh kacang mete yang sudah digoreng, bawang butih, garam, penyedap, gula merah, dan cabai rawit sesuai jumlah yang diinginkan pembeli. Semuanya diulek di atas cobek besar hingga lembut.

Untuk lauk penyetnya, tersedia ayam goreng bagian paha, dada, hati ampela, serta tahu dan tempe. Cukup sederhana pilihan lauknya, namun terasa istimewa ketika dipenyet ke atas sambal mete yang mendadak diulek tadi. Gurih, pedas, manis, sungguh paduan yang sempurna.

Yati menjual paket penyetannya seharga Rp 15 ribu untuk ayam goreng dan Rp 5 ribu untuk hati ampela. Sedangkan tahu dan tempe dipatok Rp 3 ribu per buah. Yati juga menggratiskan jika pembeli ingin menambah nasi dan sambal. Wah, menggiurkan, bukan?

Gerainya yang terletak di Maze Market buka mulai pukul 12.00 WIB. Ayam Gepuk Pak Gembus yang berasal dari Yogyakarta ini juga memiliki cabang di berbagai daerah di Jabodetabek, Makassar, Bandung, Serang, Manado, hingga Pekanbaru.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.