RM Yong Tin

Saji - - Pelesir -

ANDALAN BEBEK BAKAR & AYAM GORENG Jl. Cikitiro No. 125, Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang Telp: 061-7951062

Lebih dari 20 tahun RM Yong Tin telah membuka usaha di Lubuk Pakam. Rumah makan ini semula dikenal sebagai jagonya penyedia aneka seafood di kota kecil ini. Seiring waktu, rumah makan milik pasangan Nurhayati dan Arthan Efendi atau Yong Tin ini kian populer dengan sajian bebek bakar dan ayam goreng daun karinya.

Bahkan menu bebek bakarnya paling laris hingga membuat rumah makan ini jadi begitu terkenal hingga ke luar Lubuk Pakam. “Setiap hari libur, kami bisa menghabiskan 100-300 ekor bebek. Apalagi menjelang Lebaran atau ceng beng, bebek bakar kami bisa jadi oleh-oleh,” papar Edison, pengelola dan pewaris RM Yong Tin.

Menurut Edison, bebek yang digunakan merupakan jenis bebek air. Sebelum dibakar di atas arang, bebek diungkep bersama bumbu kuning hingga matang. Rasanya gurih manis dan sangat beraroma karena menggunakan gula merah dan asam jawa.

Sajian bebek bakar sangat pas dinikmati dengan semangkuk sambal kecap khas Yong Tin yang pedas manis rasanya. Per ekor bebek bakar Yong Tin harganya Rp 80 ribu. Pengunjung bisa membeli separuhnya dengan harga Rp 40 ribu.

Menu ayam bakar dan ayam gorengnya pun tak kalah laris. Apalagi ayam gorengnya. Daging ayam dicampur daun kari dan daun pandan ketika digoreng, sehingga saat disajikan begitu beraroma. Per porsi ayam goreng daun kari harganya Rp 30 ribu. Sementara ayam bakar Yong Tin sering dipesan warga Tionghoa setempat sebagai sajian utama ketika mengadakan acara tradisi 1 bulan usia bayi atau perayaan mua guek.

Agar semakin nikmat saat bersantap, di sini tersedia pula kangkung tumis belacan, tumis tauge ikan asin, capcai, tumis genjer, atau terung goreng tepung. Per porsi lauk dan sayuran tambahan ini harganya Rp 15 ribu.

RM Yong Tin yang buka setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 24.00 WIB ini menempatkan kursi dan meja bundar di teras bangunan utama. “Kami sengaja membuat konsep teras karena pengunjung banyak datang menjelang makan malam, biar lebih santai,” pungkas Edison.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.