Jawaban:

Saji - - Artikel -

Dear Ibu Silvi, Pertanyaan yang sangat bagus dan umumnya sering dialami banyak calon usahawan yang hendak mulai usaha di bidang kuliner. Sejak awal sebaiknya melakukan hitung-hitungan sederhana untuk mengetahui target penjualan agar tidak rugi setiap bulannya. Berikut ini akan saya bahas tentang cara menghitung target penjualan secara sederhana : 1. PERHITUNGAN BIAYA OPERASIONAL SETIAP BULAN Berikut contoh cara menghitung biaya operasional setiap bulan : Sewa Kantin Per Bulan Rp 1.000.000,Pembayaran Listrik Rp 100.000,Gaji 2 Karyawan Rp 5.000.000,Gas 5 tabung Rp 100.000,Kemasan dan Penunjang Rp 400.000,Biaya Transportasi Rp 600.000,Biaya Lain-Lain Rp 300.000,

+ Rp 7.500.000,- Total Biaya 2. PERHITUNGAN MODAL POKOK DAN HARGA JUAL Hitung modal pokok setiap porsi batagor dengan cara menghitung biaya bahan pembuatan batagor dibagi porsi yang dihasilkan. Misalnya biaya pembuatan batagor 200 ribu dan akan menghasilkan 40 porsi berarti modal pokok seporsi sebesar 5 ribu. Kemudian tentukan harga jual sesuai pasaran misalnya 15 ribu untuk setiap porsinya. 3. MENENTUKAN KEUNTUNGAN KOTOR Perhitungan selanjutnya adalah menghitung keuntungan kotor untuk setiap porsinya. Caranya adalah harga jual– modal pokok per porsi berarti perhitungannya adalah 15 ribu – 5 ribu. Sehingga keuntungan kotor per porsi batagor sebesar 10 ribu rupiah. 4. MENENTUKAN TARGET PENJUALAN

Penentuan target penjualan adalah menghitung biaya operasional : keuntungan kotor per porsi. Dalam hal ini berarti perhitungannya adalah 7.500.000 : 10.000 = 750. Sebaiknya target penjualan yang ditetapkan agar tidak rugi minimal harus menjual 750 porsi perbulan. Selanjutnya jika dalam sebulan berjualan 26 hari karena di hari Minggu libur, maka perhitungan target penjualannya adalah 750 : 26 = 29 porsi. Jadi minimal Anda menetapkan target penjualan > 29 porsi. Namun nilai ini bisa berubah jika Anda juga menjual produk minuman dan dapat melakukan perhitungan dengan menghitung juga penjualan minuman. Semoga pembahasan di atas dapat membantu ya. Salam.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.