Lawar Kuwir Pan Sinar

Saji - - Pelesir -

OLAHAN LEZAT BERBAHAN MENTOK Jl. Kroya Gang Cempaka No. 1, Kesiman – Denpasar, Bali Telp: 0361-262996 / 0818349451 Buka: pukul 07.00-16.00 WITA

Setiap mendengar kata “lawar”, para pelancong yang berasal dari luar Bali pasti langsung membayangkan sajian khas lokal berbahan dasar daging babi dan berbumbu darah. Namun jangan khawatir, di sini ada lawar yang menggunakan daging mentok dan tanpa darah sama sekali.

Konon Pan (bapak, Red.f Sinar adalah warung lawar kuwir pertama di Denpasar dan sudah ada sejak 1996. Di masa lalu, warung ini sempat berada di Pasar Ketapean, Katrangan, Denpasar. Namun setelah berpindah-pindah beberapa kali, akhirnya Pan Sinar berjualan dihalaman rumahnya. Sejak Pan Sinar tiada, usaha ini dilanjutkan istrinya, Kadek.

Lawar kuwir yang disajikan di tempat ini cukup unik. Lawar mentok ini tidak menggunakan nangka, tetapi daun belimbing. “Belimbingnya harus yang asam dan daunnya harus muda biar tidak kaku dan pahit,” kata Kadek.

Memasaknya tak begitu sulit, tetapi perlu ketelatenan dan kesabaran karena lawar kuwir harus dimasak di atas api kecil dan lama sampai daging empuk.

Seporsi lawar kuwir terdiri dari sepiring nasi, semangkuk kecil jukut ares (sayur berbahan dasar batang pisangf, sepiring lawar, dan lauk lainnya, seperti sate lilit, betutu, suwir goreng, sambal matah, atau kacang goreng. Semua bahan dasar lauk lainnya ini menggunakan mentok, termasuk sate lilitnya.

Cita rasa lawar kuwir bertabur daun belimbing ini unik. Sangat segar dengan perpaduan asam, manis, dan sepat, bersanding dengan tekstur daging mentok yang lembut. Seporsi lengkap lawar kuwir dibanderol Rp 27 ribu.

Kendati warung ini memberlakukan jam buka dari pukul 07.00 hingga 16.00 WITA, namun sering kali pada pukul 13.00 semua sajian telah ludes. “Habis oleh orang-orang yang makan siang,” pungkas Kadek.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.