Brownis RENYAH DARI BERAS MERAH

Saji - - Inspirasi -

Bagi yang memiliki alergi atau intoleran terhadap tepung terigu, namun tak tahan untuk mencicipi brownis kukis yang renyah dan lezat, kini ada BroCris. Yakni brownis crispy yang terbuat dari bahan tepung beras merah yang dicampur tapioka atau tepung kentang, dan bubuk cokelat.

“Resep yang digunakan sama seperti membuat brownis pada umumnya. Hanya saja agar bisa dikonsumsi oleh banyak kalangan, saya gunakan beras merah sebagai bahan utamanya, jadi gluten free,” papar Siti Fatimah (28), sang pemilik usaha BroCris.

Adonan brownis lalu dipbuat pipih atau tipis, kemudian di panggang dengan suhu tinggi selama sekitar 20 menit. Siti mengaku tidak menggunakan teknik tertentu untuk membuat brownisnya menjadi sangat renyah. “Hanya perlu pengecekan saja, hingga brownis-nya benarbenar renyah.”

Sejak mulai diproduksi pada akhir 2015 lalu, Siti sudah memperkenalkan empat varian brownis crispy-nya. Yakni BroCris original, kacang tanah, keju, dan wijen. Untuk yang original, Siti memberikan tambahan taburan chocochips di atas brownis tipis renyah buatannya. Yang kacang tanah, sebelum dicampurkan ke dalam adonan, kacang tanahnya terlebih dulu disangrai. Ketika dipanggang bersama adonan brownis, aroma kacangnya semakin keluar.

“Untuk yang varian keju, supaya terlihat kejunya, saya pakai cokelat putih. Jadi setelah matang kukisnya berwarna kuning dan menyatu dengan taburan keju parutnya. Nah, untuk yang bertoping wijen, adonannya saya beri tambahan bubuk kayumanis dan jahe. Jadi rasanya lebih kaya,” ungkap Siti lagi.

Per kemasan BroCris berbobot 100 gram. Dijual melalui sistem keagenan (reseller) dan jual titip di sejumlah toko oleholeh di kota Bandung, dengan harga antara Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. Siti mengaku hanya fokus menjual BroCris untuk wilayah Bandung saja. “Saya ingin BroCris dikenal sebagai oleh-oleh khas Bandung,” pungkasnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.