Tahu Kupat Pak Brewok

Saji - - Pelesir -

TAHU KUPAT FAVORIT PRESIDEN SOEHARTO Buka pukul 08.00 – 17.00 WIB, Jl. RM Said 193 (depan Toko Roti Mahkota), Solo, Telp: 0857 2807 0022

Pada tenda depan warungnya, tertulis Tahu Kupat Pak Jo. Meski begitu, pemilik warung yang menjual tahu kupat ini lebih populer dengan sebutan Pak Brewok. Pemilik nama lengkap Sakijo yang kerap disapa Pak Jo ini, memang selalu tampil brewokan. Ia sudah berjualan tahu kupat sejak 1978.

Pak Brewok mengawali berjualan tahu kupat dengan berkeliling di sekitar Pasar Nangka, Manahan sampai kawasan Balekambang. Menjajakan tahu kupat secara berkeliling ditekuninya selama 16 tahun, hingga akhirnya mangkal secara tetap di Pasar Nangka.

Kebetulan pemilik tanah kosong di sana mengizinkannya untuk berjualan. Di tempat itu, Pak Brewok berjualan selama 12 tahun. Ketika sang pemilik akan menggunakan lahannya, terpaksa Pak Brewok harus berpindah tempat, tak jauh dari tempat lama.

Tahu kupat Pak Brewok merupakan perpaduan cita rasa pedas, manis, dan asam. Tingkat kepedasannya bisa disesuaikan, tergantung permintaan konsumen. Pada umumnya, Pak Brewok memberi dua cabai rawit bagi yang ingin pedas. Tapi tak jarang ada pembeli yang minta lebih dari dua cabai karena ingin lebih pedas lagi.

Rasa pedas tahu kupat berpadu dengan manisnya kecap dan gula jawa. Sedangkan rasa asam segarnya berasal dari acar bawang putih. Dalam seporsi, terdiri dari potongan ketupat, tahu, bakwan, kecambah, kubis, bakmi kuning, dan kacang tanah.

Kendati bahan yang digunakan para penjual tahu kupat lainnya sama, namun cita rasa tahu kupat racikan Pak Brewok terasa berbeda di lidah. Bisa jadi hal inilah yang membuat Presiden RI ke-2, Soeharto, selalu mengundang Pak Brewok datang ke kediamannya saat beliau pulang ke Solo. Pasalnya, tahu kupat Pak Brewok merupakan kuliner favorit Soeharto.

Pak Brewok membuka warung pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB. Harga sepiring tahu kupatnya cukup merakyat, Rp 8 ribu saja. Pelanggan yang mampir ke warungnya ramai pada saat makan siang. Di hari Minggu, warung buka lebih pagi dan menjelang siang biasanya tahu kupat sudah habis. Sehingga Pak Brewok akan menutup warungnya lebih awal.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.