VARIAN PEPES CUMI HITAM DAN PUTIH

Saji - - Insipirasi -

PePes Cumi surabaya Facebook: Pepes Cumi surabaya instagram: @ pepescumisurabaya Telp/sms/Wa: 0813 3427 8155 / 0838 5457 6877

Berawal dari tugas salah satu mata kuliah, Aprilia Nur Sya’Adha (20) justru berhasil mengembangkan bisnis sejak 6 bulan lalu. Pilihannya membuat olahan pepes yang berbeda dari usaha pepes lainnya, tak meleset. Apalagi fokus pada cumi sebagai bahan utama pepesnya, banyak disuka.

“Di Surabaya, saya rasa belum ada yang khusus menjual pepes cumi.” Kendati hanya menjual pepes cumi, April menawarkan dua varian berbeda. Yakni cumi putih dan cumi hitam. Pepes cumi putih, artinya tinta cuminya sudah dihilangkan.

“Kadang ada pembeli yang tak mau pepesnya hitam, jadi cuminya dibersihkan dan tintanya dibuang,” terang gadis berhijab ini. Sebaliknya, ada pula pembeli yang justru suka cumi hitam yang diolah bersama tintanya. “Ada juga yang bilang tinta cuminya justru bikin tambah sedap.”

Resep yang digunakan untuk membuat pepes cumi, diambil dari resep andalan sang bunda. “Kuncinya, harus menggunakan cumi segar, supaya tidak berbau amis,” terangnya. Cumi segar dicuci bersih, dipotong tiga bagian, dan siap diolah. Bumbunya menggunakan bahan pepes pada umumnya, dengan tambahan daun kemangi.

Cumi yang sudah dibungkus daun pisang lalu dikukus selama 30 menit kemudian dipanggang di atas api kecil. “Selain menambah aroma, kemangi bisa menghilangkan bau amis,” ucap April.

Bisnis yang semula hanya demi memenuhi tugas kuliah ini, ternyata mampu mendatangkan rezeki luar biasa bagi April. Sebungkus pepes cuminya dibanderol Rp 15 ribu. Dalam sehari, April mengaku melayani tak kurang dari 500 pesanan, dengan menghabiskan 3-5 kilogran cumi segar setiap hari untuk diolah menjadi pepes.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.