UNIKNYA SEPIRING BURGO KHAS PALEMBANG

Pempek Chandra

Saji - - Pelesir -

Jl. Danau Sunter Utara, Blok G3 No. 23, Sunter, Jakarta Utara Telp: 021-6400 772 / 9242 2640

Pempek kapal selam atau lenggang, tentu sudah tak asing bagi banyak orang. Namun bagaimana dengan makanan khas Palembang lainnya, seperti burgo? Apakah Sajiers pernah mencicipinya? Jika belum, rumah makan Pempek Chandra yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara menyedian sajian khas ini.

Burgo merupakan pempek yang terbuat dari tepung beras tanpa campuran daging ikan di dalamnya. Cara membuatnya, tepung beras dicampur air dan garam, agar tak terasa hambar. Adonan tepung beras ditaruh di dalam loyang berbentuk kotak lalu dikukus selama sekitar 10 menit.

Saat akan disajikan, burgo digulung terlebih dulu hingga tampak seperti bolu gulung. Selanjutnya, burgo dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Sesampainya di mulut, tekstur burgo terasa sangat lembut dan mudah lumat.

Cita rasa ikan mulai hadir ketika burgo disantap bersama kuah santan yang terbuat dari campuran kaldu ikan tenggiri dan setengah potong telur rebus. Taburan bawang goreng dan cincangan ikan tenggiri ditambahkan sebagai topingnya.

Uniknya, sambal untuk sajian burgo ini rasanya cenderung manis dan legit. “Sewaktu ditumis, sambalnya dicampur dengan gula merah yang cukup banyak , ” jelas Lenny, generasi kedua yang meneruskan usaha Pempek Chandra.

Seporsi burgo harganya Rp 28 ribu. Namun hidangan lezat ini hanya tersedia pada hari Rabu hingga Minggu saja. Selain burgo, ada beragam pempek lain yang ditawarkan, seperti lenjer, model, lenggang, ataupun varian pempek yang jarang ditemui di Jakarta, yakni laksan dan celimpungan. Kedai ini buka pukul 10.00-22.00 WIB.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.