SAMBAL SERAI KHAS BALI WARISAN KELUARGA

Saji - - Insipirasi -

SAMBAL TJAP NONA NIA, SURABAYA Telp/WA: 0821 3222 7705 s Instagram: @tjapnonania

Tahun 2015, Nia Herlambang (25) memulai bisnis sambal, menggunakan resep warisan keluarga. “Sambal buatan nenek saya sangat disukai seluruh keluarga maupun teman-teman keluarga kami. Mereka cukup sering pesan sambal buatan nenek. Nah, kepiawaian nenek meracik sambal ini menurun ke Mama dan saya. Jadi bisa dibilang, saya generasi ketiga yang meneruskan usaha sambal Nenek,” terangnya.

Varian sambal yang dibuat perama kali oleh Nia adalah sambal serai khas Bali. “Dulu, di tahun 1980-an Nenek sudah mulai bikin sambal matah yang banyak menggunakan serai. Ternyata banyak yang suka. Nah, sekarang saya namakan sambal serai, tanpa menghilangkan resep keluarga yang jadi ciri khas sambalnya,” imbuhnya.

Bedanya, sambal matah buatan sang nenek dibuat mentah dan segar, sementara sambal serai buatan Niasekarang merupakan versi matangnya. Sambutan pasar terhadap kehadiran sambal serai khas Bali Tjap Nona Nia diakui Nia sangat positif.

Namun semakin banyaknya peminat sambal serai, tak membuat Nia berpuas diri. Ia tetap melakukan inovasi dalam meracik sambal. Hingga lahir varian sambal cumi. “Saya pilih cumi karena di pasaran belum banyak yang bikin sambal cumi. Ternyata responsnya juga bagus,” ujarnya.

Nia semakin semangat berinovasi, melihat dua varian sambalnya dapat diterima baik oleh pasar. Nia pun kembali meluncurkan sambal ikan. Nia menggunakan ikan peda untuk isi sambalnya.

Aneka sambal Tjap Nona Nia dikemas dalam wadah berpenutup kaleng dan plastik. Dengan 2 lapis penutup ini, menjadikan sambal Tjan Nona Nia tahan hingga 7 bulan. Jika lapisan kalengnya sudah dibuka, sambal akan bertahan 4 minggu bila disimpan dalam lemari es. Untuk harganya, sambal serai dan sambal ikan peda dijual Rp 30 ribu per kemasan dan sambal cumi Rp 35 ribu.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.