PEDAS SEGAR SAMBAL IKAN ASIN BERTABUR PETAI

Saji - - Insipirasi -

WAAW SAMBAL, TANGERANG Telp/WA: 0819 0833 7231 / 0816 1985 748 Instagram: @waaw_ sambal

Setelah usaha rumah makan dan katering keluarga tak bisa lagi diteruskan dan sempat terhenti lama akibat kesibukan, Aris Suryandari (30) yang berprofesi sebagai pramugari mulai terpikir untuk kembali memiliki usaha di bidang kuliner.

Ia memilih berjualan sambal. Alasannya, lebih mudah dibuat menggunakan resep keluarga dan bisa lebih tahan lama jika sambalnya dimasak hingga matang. Apalagi, orang Indonesia pasti makan dengan sambal, sehingga ia melihat peluang usaha sambal cukup menjanjikan.

“Sebagai pramugari, sebelumnya saya punya jadwal terbang 8 kali sehari. Enggak sanggup meneruskan usaha katering. Nah, setelah tidak terlalu sering terbang lagi, jadi terpikir untuk usaha kuliner. Awalnya saya bikin sambal petai yang saya bagikan ke teman-teman pramuragi, Ternyata banyak yang suka,” papar Aris.

Sejak 2 bulan lalu Aris mulai serius membuat sambal cabai hijau, dengan isi yang menarik agar sambalnya berbeda dengan yang banyak dijual di pasaran. “Saya tambahkan potongan jambal asin dan petai segar. Varian lainnya, sambal cabai merah cumi asin dan petai, serta varian sambal ayam penyet tanpa petai,” tuturnya lagi.

Resep dasar sambalnya, kata Aris merupakan sambal bawang. Namun agar bisa tahan lebih lama masa konsumsinya, Aris memasak hingga matang bahan sambal bersama isinya, sepeti petai jambal, can cumi.

Di kemas dalam botol plastik, berat bersih sambalnya 290 gram. Menurut Aris, sambal petainya mampu bertahan sekitar 1 minggu di suhu ruang dan bisa lebih lama lagi jika disimpan dalam lemari es. Harga jual sambalnya Rp 55 ribu per botol.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.