Warung Natsepa

Saji - - Inspirasi -

Uniknya Roti Khas Ambon

Jl. Panglima Polim II, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, (depan GKI Kebayoran Baru)

0852 8285 1081 / 0852 4353 9926 Facebook: Warung Natsepa

Roti khas Ambon terbilang unik. Selain teksturnya padat mirip roti gandum, roti khas Ambon menggunakan bahan ampas kelapa parut pada adonnanya. Unik, bukan? Di Jakarta, roti khas Ambon bisa ditemui di Warung Natsepa milik pasangan Usi Herny (58) dan Hans Matita (60).

Kata Usi, roti yang dikenal dengan nama ampas terigu itu, biasa dijadikan teman minum kopi atau teh di sore hari. Diakui Usi, membuat ampas terigu tak semudah yang dibayangkan. Ia butuh waktu 1 bulan untuk mendapatkan komposisi dan tingkat kekentalan adonan, demi menghasilkan roti yang empuk.

“Bahan adonanya dari tepung terigu, gula merah, kayu manis, telur mentega, dan ampas kelapa,” imbuhnya. Semua bahan dicampur dan diaduk hingga kalis lalu istirahatkan 2-3 jam hingga mengembang. Adonan lalu dibentuk bulat dan istirahatkan kembali 2 jam. Terakhir, adonan roti diganggang 1 jam di suhu 180 derajat Celsius.

“Proses mengembangkan adonan dan memanggangnya lama karena ada campuran ampas kelapa yang membuat tekstur adonan jadi berat,” paparnya. Setelah matang, roti bisa tahan 3-4 hari dan cukup disimpan di wadah kedap udara.

Tiga buah ampas terigu harganya Rp 10 ribu. Setiap hari, Usi dan Hans menyediakan 100 buah ampas terigu di kedainya. Sering kali, mereka menerima pesanan ampas terigu untuk acara keagamaan atau dijadikan buah tangan para pelanggan yang akan ke luar negeri saat menjenguk kerabat. “Pesan minimal sehari sebelumnya,” saran Usi.

Kuliner khas Ambon yang juga tersedia di Warung

Natsepa antara lain ketan unti, wajik, serikaya bakar, papeda ikan kuah kuning, dan gogos alias lemper bakar isi ikan tongkol. Warung Natsepa buka Selasa-Sabtu, pukul 16.30-22.00 WIB.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.