Peluang Usaha

Tertantang untuk memiliki usaha kuliner, dengan fokus berjualan pempek yang dimodifikasi dengan tampilan dan cita rasa masa kini? Tak perlu ragu, asalkan tahu strateginya. Pempek yang merupakan makanan favorit banyak orang ini, dijamin laku dijual bila di

Saji - - Sapa - TEKS WULAN AYODYA | VISUAL ARIN

Perlunya Strategi Atasi Masalah di Awal Usaha

Masalah yang muncul di saat usaha hendak dimulai, bisa mengurungkan niat atau bahkan rencana buka usaha tak dilanjutkan. Maka, perlu strategi agar usaha tak layu sebelum berkembang.

Mencari solusi atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Menyusun strategi bisa memberi kekuatan agar usaha tetap bertahan, walaupun sedang mengalami masalah atau hambatan. Dengan strategi yang tepat di tiap masalah, selain mendapatkan jalan keluar, usaha bisa berjalan sesuai harapan dan memetik keberhasilan.

Strategi Atasi Masalah Keterbatasan Modal Usaha

Keterbatasan modal atau tidak memiliki modal usaha yang cukup akan memengaruhi kondisi awal usaha. Usaha bisa terus berlanjut atau tidak karena masalah keterbatasan ini. Maka, perlu strategi untuk mengatasi kekurangan modal di awal agar usaha dapat terus berlanjut. s Strategi 1, memulai usaha dengan modal secukupnya atau yang dimiliki. Jika di awal tak cukup modal untuk buka kedai, usaha bisa dijalankan secara online dengan modal sesuai kemampuan.

Strategi 2, bekerjasama dengan pihak lain. Patungan modal bisa jadi solusi bagi pengusaha yang memiliki modal terbatas. Strategi 3, jadi reseller yang membutuhkan modal relatif lebih sedikit. Ketika jaringan penjualan sudah terbentuk dan modal sudah terkumpul, Sajiers bisa buka usaha dengan produk sendiri.

Strategi Atasi Masalah Belum Ada Pembeli

Jika sudah buka usaha tapi tak ada pembeli dalam jangka waktu panjang, maka usaha bisa tercancam tutup karena tak memperoleh keuntungan. Perlu strategi khusus untuk mendapatkan pelanggan satu demi satu dan usaha akan ramai dikunjungi pembeli. s Strategi 1, memetakan segmentasi pelanggan. Catat dan ketahui di mana segmen pembeli potensial, undang mereka ke tempat usaha dengan brosur atau penawaran menarik.

Strategi 2, melakukan “jemput bola” dengan mendatangi segmen pembeli potensial. Membawa sampel produk untuk dicoba dan yang bisa langsung dibeli. Jika pempek buatan Sajiers disukai, maka cara ini akan berhasil untuk meraih pembeli. Strategi 3, berpromosi dengan cara menarik dan di media online. Gunakan promosi dari orang cukup dikenal di media sosial juga akan lebih membantu meraih pembeli.

Strategi Atasi Rasa Takut Risiko Rugi

Bagi calon pengusaha yang sering terpikirkan dan takut merugi, perlu strategi untuk mengatasinya agar tiak terpaku pada ketakutan yang bisa membuat usaha jadi tak produktif. s Strategi 1. perlu menyadari setiap usaha pasti ada risikonya. Sajiers harus memotivasi diri, setiap risiko harus dihadapi dan perlu langkah cerdas untuk memperkecil risikonya.

Strategi 2, buat perhitungan dari modal dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk usaha. Dengan perhitungan ini, Sajiers bisa menetapkan target penjualan agar tak mengalami kerugian.

Strategi 3, buat rencana cadangan untuk mengantisipasi kerugian. Jika Sajiers kurang berhasil dengan cara penjualan diawal, bisa lakukan rencana lain agar tetap bisa berjualan sesuai target.

Strategi Populerkan Brand Usaha

Sajiers perlu menyadari, diawal usaha pada umumnya produk, merek, dan nama usaha belum dikenal luas. Perlu melakukan strategi agar produk makin populer demi meningkatkan penjualan. s Strategi 1, lakukan pengamatan untuk mengetahui keunggulan usaha pada produk, harga dan inovasi. Ini merupakan dasar agar keunggulan produk bisa diingat konsumen. Strategi 2, promosikan keunggulankeunggulan produk, harga, dan inovasi yang dilakukan.

Strategi 3, buat tagline, logo, jingle, atau cara promosi menarik sehingga produk makin dikenal. Akan lebih bagus jika nama produk mudah diingat oleh segmen pembeli yang dituju.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.