VALERIE TAYLOR

Scuba Diver (Indonesian) - - CONTENTS -

SELAMANYA TERKENAL menjadi perintis tim suami-istri yang merupakan orang pertama yang memfilmkan hiu putih di bawah air tanpa kurungan, serta untuk mengambil adegan langsung dari film terkenal Jaws, pengaruh dan dampak Valerie Taylor membentang jauh melebihi pembuatan film bawah air; ia merupakan salah satu konservasionis kelautan paling gigih dan sukses.

HUBUNGAN ASMARA VALERIE Taylor dengan lautan dimulai dengan freediving dan spearfishing di perairan Australia, tanah airnya. Pada tahun 1963, Valerie, dulunya bernama belakang Heighes, menikah dengan Ron Taylor, dan menjalin hubungan yang awet hingga 52 tahun. Mereka dengan segera mengganti tombak dengan kamera untuk berburu satwa laut. Pada tahun 1973, Valerie tampil pada sampul majalah National-Geographic –memegang setup kamera yang Ron rancang dan buat untuknya.

VALERIE ADALAH bintang dalam film BlueWater, WhiteDeath untuk menguji baju hiu berlapis rantai pertama demi mendapatkan efek penuh, dalam pertemuan mendebarkan dengan seekor hiu biru. Termasuk di dalam film ini adalah cuplikan 35mm pertama dunia yang menampilkan seekor hiu putih di habitat aslinya, sebuah proyek yang mengantar mereka untuk bekerja sama dengan Stephen Spielberg pada film Jaws.

PETUALANGAN PEMBUATAN FILM bawah air mereka membawa mereka berhadapan dengan tantangan terhadap lautan yang terus meningkat. Mereka menemukan penambangana di beberapa pulau di Laut Coral, yang sangat penting bagi pengembangbiakan burung laut, dan membawa masalah ini ke hadapan pemerintah, dan peran mereka sangatlah penting dalam menyelamatkan pulau-pulau terpencil ini.

MEREKA PERGI berkampanye untuk perlindungan sejumlah ekosistem laut yang penting, termasuk CodHole yang ikonik, di mana ikan kerapu putih masih bisa ditemukan sekarang berkat upaya tak kenal lelah mereka.

PADA TAHUN 2000 Valerie Taylor diinagurasikan ke dalam AmericanWomenDiversHallofFame, dan ia beserta Ron menjadi anggota perdana InternationalScubaDivingHallofFame.

PADA TAHUN 2013 diundang oleh pemerintah Australia ketika mereka meresmikan Kawasan Perlindungan Laut di Laut Selatan dengan nama Taman Laut.

DI USIA 81 TAHUN Valerie masih aktif mengadvokasi pesan-pesan penting mengenai laut.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.