Kesehatan HIJAU DAN BIRU ITU BAIK UNTUK ANDA!

Kita semua tahu bahwa kita membutuhkan planet yang sehat untuk udara yang kita hirup, air yang kita minum, dan pangan yang kita makan. Namun, banyak kajian membuktikan bahwa dampak alam terhadap kesejahteraan kita ternyata lebih penting dari yang kita bay

Scuba Diver (Indonesian) - - HALAMAN DAPAN -

“LINGKUNGAN PENYEMBUHAN”

Sebuah laporan yang ditulis oleh American Psychological Association memuat penelitian sejumlah ahli yang semuanya mengacu pada fakta bahwa kontak dengan alam sangatlah vital bagi kesehatan mental dan emosional kita, serta untuk performa yang optimal.

Psikolog Dr Rachel Kaplan dan Stephen Kaplan, profesor di departemen psikologi dan ilmu komputer, keduanya di Universitas Michigan di Ann Arbor, dipuji sebagai dua tokoh penting dalam memberikan informasi ini dan untuk menginspirasi peneliti lain dalam mencari efek alam terhadap kesejahteraan kita. Mereka mengembangkan teori berpengaruh tentang “lingkungan penyembuh”, yang menghubungkan peleburan ke dalam lingkungan hijau untuk mengurangi keimpulsifan, mudahnya perhatian teralihkan, dan sifat lekas marah. Dalam satu contoh, Dr Kaplan menemukan bahwa pekerja kantor dengan pemandangan alam lebih menyukai pekerjaan mereka, lebih sehat, dan memiliki kepuasan hidup yang lebih tinggi.

LEBIH BAHAGIA, LEBIH PINTAR

Terry A. Hartig, PhD, MPH, lektor kepala psikologi terapan di Institut Penelitian Perumahan dan Perkotaan Universitas Uppsala di Gävle, Swedia, menemukan bahwa orang yang berjalan-jalan selama 40 menit di alam bebas mendapat lebih banyak emosi positif, dan secara statistik mencetak angka lebih tinggi pada ujian proofreading dibandingkan peserta yang berjalan-jalan di kota atau membaca majalah dan mendengarkan musik dengan durasi yang sama. Joseph B. Juhasz, PhD, presiden terpilih APA Div. 34, mengusulkan bahwa tingkat depresi yang hampir mewabah dalam dunia modern dapat dihubungkan dengan keterasingan kita dari alam.

KONSENTRASI LEBIH BAIK

Tinggal dekat dengan alam, sesedikit apa pun jumlahnya, telah terbukti memiliki dampak positif dan signifikan pada anakanak.

Frances E. Kuo, PhD, Wakil Direktur Laboratorium Penelitian Lingkungan Manusia di Universitas Illinois, memberikan beberapa ujian untuk membandingkan performa antara anakanak yang tinggal dekat kawasan hijau dengan mereka yang tinggal di perkotaan.

Dia menemukan bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan lebih hijau memiliki rentang konsentrasi dan perhatian yang lebih baik, dan lebih mampu dalam “menahan impulsi”. Yang lebih mengagumkan adalah penelitiannya menemukan bahwa anak-anak yang terdiagnosa ADHD menunjukkan lebih sedikit “gejala” ketika mereka menghabiskan waktu di dalam lingkungan hijau dibanding dengan mereka yang menghabiskan waktu di perkotaan.

PROSES PENYEMBUHAN CEPAT

Salah satu penelitian paling menakjubkan dilakukan oleh Roger S. Ulrich, PhD, Direktur Pusat Rancangan dan Sistem Kesehatan di Universitas A&M Texas. Dia menunjukkan bahwa pasien lebih mudah pulih setelah operasi ketika mereka ditempatkan di dalam kamar yang menghadap pepohonan. Pemandangan alam berkorelasi dengan pasien tidak begitu membutuhkan obat-obatan pengurang rasa sakit dan pasien lebih cepat meninggalkan rumah sakit.

Penelitian terhadap pasien dalam perawatan intensif setelah operasi jantung juga menunjukkan bahwa kecemasan dan rasa sakit mereka bisa dikurangi hanya dengan melihat gambar-gambar pepohonan dan air.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.