Mari Menyelam!

Scuba Diver (Indonesian) - - KONSERVASI HIU -

Dengan dibantu mitra pemandu selam kami, Oceans 5 Dive Resort, kami biasa melakukan berbagai metode penelitian bawah laut untuk mengumpulkan sebanyak mungkin data terumbu karang di kawasan Kepulauan Gili. Biasanya pertama-tama kami melakukan rovingdive atau penyelaman untuk survey visual. Dengan membawa diveslate atau papan tulis bawah air

serta t-stick, kami langsung terjun ke air untuk mencari hiu, pari, penyu, dan spesies-spesies indikator lainnya. Jacques Cousteau pernah berkata: “cara terbaik untuk mengamati ikan adalah menjadi ikan,” dan kami setuju. Cara terbaik itulah yang kami lakukan di sini.

Setelah melakukan rovingdive, biasanya kami melanjutkan penyelaman kedua untuk memasang kamera bawah laut yang berumpan. Metode penelitian hiu seperti ini telah digunakan dalam berbagai penelitian di seluruh dunia, dan sejauh ini telah terbukti sangat berhasil. Kamera dengan umpan ini harus diletakkan di tempat jauh yang bukan merupakan lokasi penyelaman umum, supaya hiu yang terpancing tidak terpengaruh oleh keberadaan diver. Biasanya kami meninggalkan kamera berumpan itu di suatu titik minimal selama satu jam.

Sementara kamera bawah laut itu menunggu kedatangan hiu dan merekam semuanya, kami pergi ke lokasi berbeda dan melakukan photo

IDdive. Kami melacak populasi hiu dan penyu di kawasan tersebut sambil mengumpulkan gambar identifikasi individu-individu yang kami temui. Kami juga biasa melakukan fishandbenthicdive; sebuah metode penelitian bawah laut yang mengharuskan tim kami untuk mengumpulkan data tentang populasi spesies ikan dan invertebrata tertentu yang terlihat dalam radius 50 meter, lengkap dengan rincian substrat dan komposisi dasar lautnya.

Tak ada hal yang lebih menyenangkan daripada memulai hari dengan menyelam. Setiap kali terjun ke laut, rasanya kami seperti pulang ke rumah! Dan di penghujung hari, data-data yang terkumpul dari berbagai metode penyelaman tadi kami masukkan ke pangkalan data internasional untuk dianalisis lebih lanjut oleh para ilmuwan. Analisis ini dilakukan untuk menilai kesehatan zona individuindividu yang hidup di marineprotectedarea, melalui identifikasi spesies dan juga populasinya. Dengan memahami pola perilaku mereka, kita akan mengerti bagaimana cara untuk membantu dan melindungi dunia yang kita cintai ini.

Surga Bebas Plastik

Di samping melakukan penelitian bawah laut, kami juga memiliki “misi di atas daratan” untuk membantu melindungi laut dari marinedebris.

Kami menyebut misi ini sebagai Plastic Free

Paradise Project. Kami percaya bahwa anakanak adalah masa depan dan pendidikan adalah kunci kemajuan. Inilah alasan kenapa setiap hari Sabtu tim kami mengadakan kunjungan ke sekolah-sekolah setempat dan membuka kelas konservasi yang disebut “Klub Harapan”. Kami juga menawarkan pelatihan gratis untuk para pelaku usaha di Gili Air dan membantu mendidik staf mereka supaya bisa membebaskan diri dari ketergantungan pada plastik.

Seiring dengan itu kami menyelenggarakan program beachclean-up, aksi membersihkan pantai sambil bersepeda setiap seminggu sekali. Sampai sekarang kami juga sudah membuka lebih dari 50 stasiun isi ulang air yang tersebar di seluruh pulau. DI stasiun tersebut, siapapun bisa mengisi ulang botol airnya dengan harga lebih murah dibanding membeli sebotol air kemasan baru.

Kamu Bisa Ikut Membantu!

Kami selalu mencari orang-orang antusias yang ingin tinggal di “surga” ini dan ingin membuat perbedaan selama liburan mereka. Kamu bisa ikut membantu hiu di Kepulauan Gili hanya dengan memberi waktu dan cinta kasih. Tidak perlu menjadi ahli hiu atau penyelam mahir untuk bergabung dalam proyek kami, yang terpenting adalah: kamu memiliki semangat dan komitmen untuk konservasi hiu. Kami menghargai semua keterampilan unik yang bisa kamu berikan untuk proyek ini, tak peduli dari daerah atau negara manapun kamu berasal.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Gili Shark Conservation Project, silakan berkunjung ke situs kami di www.gilisharkconservation.com. SDOP

atas Seekor penyu yang kami jumpai dalam sesi photoIDdive.

atas “Klub Harapan”, kelas konservasi untuk anak-anak Gili.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.