Kenali Cara Membumbui dan Teknik Bakarnya!

SEDAP - - Jumpa Pakar -

Mengolah ikan bakar yang lezat memang susah-susah gampang. Selain bumbunya harus tepat, tekstur ikan juga lebih rentan dibandingkan ayam atau daging. Sebetulnya kalau tahu triknya, membuat ikan bakar di rumah bukan hal yang sulit. Yuk, belajar

langsung pada Chef Frederick Daud Turambi, Executive Chef Hotel

Santika Premiere Jakarta.

Pria berusia 37 tahun ini cukup lama tinggal di Makassar. Tak heran jika ia tak asing dengan tip dan trik mengolah ikan bakar. Kota Makassar memang surganya ikan bakar. Menurutnya, salah satu hal penting saat membuat ikan bakar adalah proses perendaman ikan di dalam bumbu. “Baik ikan air tawar maupun ikan laut, sama-sama harus dibumbui. Bedanya, ikan air tawar harus menggunakan bumbu perendam yang lebih kuat karena rasa dagingnya cenderung tawar dibandingkan ikan laut,” urainya.

Selain bumbu, kualitas ikan tentu sangat menentukan kelezatan ikan bakar yang kita buat. “Kenali juga jenis ikannya,” ujar chef Daud.

Untuk ikan air tawar, Daud menyarankan membeli ikan yang masih hidup sehingga dijamin masih segar. Jika memilih jenis ikan laut, kenali ciri-ciri ikan dan beli dalam kondisi terbaiknya. Misalnya, mata ikan harus bening. Kalau belum yakin, intip insangnya. Ikan segar yang kualitasnya baik insangnya berwarna merah alami. Cek juga permukaan ikan. Ikan permukaannya tidak kering, tapi ada lendirnya. Lalu pijit bagian dagingnya, jika tekstur daging terasa padat dan cepat kembali ketika ditekan dengan jari, berarti ikan masih segar.

Ikan bisa langsung diolah, atau disimpan dalam kondisi beku jika tak ingin segera dimasak. “Yang penting buang dulu isi perut dan cuci bersih sebelum disimpan.”

Ikan yang dibakar, akan jauh lebih enak jika dibumbui (marinated) lebih dulu. Teknik membumbui ikan ada triknya. Agar ikan lebih beraroma dan terjaga kelembapannya, saat membumbui sebaiknya ikan dibungkus dalam daun pisang. Sebaiknya lapisi lagi dengan plastic wrap sebelum masuk ke dalam kulkas. “Tujuannya agar tidak terkontaminasi selama penyimpanan,” tambahnya.

Aroma yang nikmat bisa didapat dari bumbu marinated yang terdiri dari komposisi jahe, cabai, garam, dan kecap manis. Selain melumuri bagian permukaan ikan, masukkan sebagian bumbu ini ke dalam bagian perutnya karena bagian perut ikan lebih amis. Marinasi memakan waktu 3 jam hingga satu malam, hingga ikan baru siap dibakar.

TEKnIK MEMbAKAR yAng bEnAR

Saat membakar, Chef Daud menyarankan untuk menggunakan bara arang. Selain panasnya tinggi, aroma yang dihasilkan juga lebih wangi. Chef Daud menyarankan menggunakan penjepit berbahan besi untuk membakar ikan.

Ada trik khusus agar ikan tidak menempel atau lengket pada tong. Panaskan terlebih dahulu besi, di atas api, lalu oleskan minyak ketika kondisi besi sudah panas. “Baru ikannya diletakkan dalam penjepit. Hal ini akan mencegah kulit ikan menempel dan kulitnya terkelupas,” urainya.

Hal yang sama juga berlaku pada rak panggangan. Agar ikan tidak menempel saat dibakar, “Oleskan minyak dahulu pada pemanggang yang sudah dipanaskan,”.

Taruh ikan setelah panggangan panas. Saat ikan sudah di atas besi panggangan, selesaikan proses membakar satu sisi lebih dulu sambil diolesi dengan bumbu perendam yang tersisa. Agar lebih aromatik, saat mengolesi ikan gunakan serai sebagai kuas. Caranya memarkan beberapa batang ujung bawah serai, ikat dan celup ke bumbu oles.

Proses membakar satu sisi ikan kurang lebih 10 menit. Lalu lakukan langkah yang sama pada sisi lainnya. Hal ini bisa jadi patokan pada seekor ikan yang beratnya kira-kira 500 gram. “Jika ikannya lebih besar, proses pembakarannya pun bisa ditambah 2-3 menit lagi,” ujarnya.

Setelah matang, ikan siap disajikan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.