Talam Nan Legit

SEDAP - - Editor’s Corner -

Suatu hari saya mendapat kiriman talam dari tetangga. Jangan tanya soal kelezatannya karena saya pencinta kue tradisional. Jadi, penilaian saya pasti tidak akurat. Namun talam ini mengingatkan saya ketika duduk di bangku SMP. Talam nan nikmat ini merupakan kue tradisional pertama yang saya coba bikin.

Awalnya, seorang teman sebangku membawa serabi buatannya. Saya langsung merasa “iri hati” karena tak bisa membuat kue tradisional. Saat itu saya baru bisa membuat sus, cake tape, dan bolu cokelat kacang. Pulang, saya membongkar resep Ibu. Ada banyak serabi, tetapi kami tak punya wajan untuk membuat serabi.

Nah, saat itulah saya menemukan resep kue talam. Kue talam yang saya buat adalah talam ubi. Hasilnya bisa dimakan. Seisi rumah, bilang enak, tetapi tak ada yang tahu, proses kerjanya, ampun ampun. Tak ada yang pernah tau, selain Anda semua, bahwa adonan talam yang saya bikin bergerindil. Sehingga saya terpaksa menyaringnya. Kalau mau jujur, sebagian adonan terbuang. Untunglah akhirnya tetap jadi walaupun resepnya jadi tidak akurat.

Sejak itu saya rajin mencoba kue tradisional karena saya pikir saat itu, kenapa takut mencoba. Toh, sebagian bahan terbuang pun, hasilnya bisa dimakan dan lumayan enak pula.

Tentu kue tradisional berikutnya yang saya bikin, tetap talam. Tetapi hasilnya makin sempurna. Kemudian saya malah sudah bisa membuat talam-talam jenis lain. Bukan main. Sampai saat ini, saya termasuk sering membuat talam karena sekeluarga suka talam. Tiap kali membuat talam, hasilnya pasti berbeda karena seisi lemari atau kulkas pindah ke dalam adonan talam. Ada kelapa muda, masuk ke dalam adonan. Ada selasih, masuk juga. Begitu juga kalau ada pacar cina.

Pengalaman saya, menunjukkan bahwa memasak atau membuat kue bukan kegiatan yang menakutkan dan menegangkan. Kesalahan kecil yang kita lakukan, tidak akan membuat kue rusak total. Kesalahan kecil itu pun akan membuat kita jadi bertambah pandai.

Kalau sudah pandai, bisa kita manfaatkan, bukan? Entah untuk membahagiakan keluarga, untuk mendapatkan penghasilan tetap atau tambahan. Atau untuk apa saja.

Ayo, masak, Bu. Percaya saja, memasak atau membuat kue adalah kegiatan paling menyenangkan. Kreativitas kita bisa terasah. Kesabaran kita pun teruji di di dunia memasak.

Nah, tunggu apalagi? Ayo mulai memasak dan membuat kue. Talam ini boleh jadi step pertama yang membimbing Anda ke step berikutnya. Selamat mencoba.

Semy.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.