Let’s WRAP

SEDAP - - Meat Secret -

Olahannya boleh sederhana saja, tetapi setelah dibungkus kulit, pasti terlihat lebih mewah dan menggiurkan. Pembungkusnya pun bisa dipilih. Yang renyah pasti enak. Yang tak renyah pun sama enaknya. Yang penting tahu cara memadu-madankannya.

Membungkus masakan sudah dilakukan nenek moyang kita sejak dulu. Mereka membungkus makanan dengan apa saja yang ada di sekitarnya. Misalnya dedaunan seperti daun bambu, daun pisang, atau daun janur. Saat itu mereka pasti sudah tahu bahwa ada nilai tambah yang didapat ketika kita membungkus makanan. Dalam perjalanannya, bungkus-membungkus makanan ini menjadi lebih luas dan berkembang. Bukan hanya memanfaatkan apa yang ada di alam, tetapi justru dibuat sendiri dari adonan tepung. Tak usah bingung membuatnya kulit-kulit seperti ini sudah bisa kita beli siap pakai.

Olahan daging sapi termasuk yang paling sering disajikan berbungkus. Mulai dari berbungkus daun pisang seperti gadon atau yang lebih modern dibungkus kulit siap pakai yang dijual di supermarket. Olahan daging yang dibungkus tidak saja untuk sajian utama, tetapi juga sering disuguhkan untuk kudapan ringan. Mari kita kenal lebih jauh.

Aneka Pembungkus

-Daun pisang, daun bambu, daun jati, dan daun janur termasuk pembungkus yang sering digunakan untuk membungkus adonan daging.

-Sayuran seperti kol, daun labu, dan daun singkong juga sering dimanfaatkan untuk membungkus adonan daging.

-Kulit yang sengaja dibuat, antara lain dari adonan tepung seperti kulit lumpia, kulit pastri, kulit pangsit, tortilla, dan rice paper.

Mengapa Membungkus Daging

Membungkus daging dengan pembungkus tertentu, bukan tidak ada gunanya, lo. Membungkus daging punya tujuan yaitu: • MEMPERKAYA OLAHAN DAGING.

Daging yang dibungkus pasti punya nilai tambah karena ada tambahan bahan yang ikut serta kita santap. Bahkan ketika dibungkus daun yang tidak bisa dimakan pun, daging terasa lebih beraroma.

• MEMBERI TEKSTUR BERBEDA.

Daging yang dibungkus kulit biasanya punya nilai tambah pada teksturnya. Terutama bila kulit digoreng. Ada kerenyahan ketika kita menggigit penganannya.

• MEMBERI TAMPILAN RAPI.

Olahan daging yang menyebar dan tercerai-berai, disatukan di dalam pembungkus sehingga lebih rapi.

Pekerjaan Mengasyikkan

Selain memberi melengkapi olahan daging, sesungguhnya membuat sajian daging berbungkus, juga sangat mengasyikkan. Anda dapat mengajak anakanak ikut mengerjakannya. Ketika membuat tortilla yang kami resepkan, misalnya, ajak si kecil untuk menambahkan aneka sayur yang berwarna. Sambil membuat, tanamkan si Kecil untuk menyantap makanan yang lengkap gizi, karbohidratnya terpenuhi, seratnya ada, begitu juga proteinnya.

Begitu pun ketika membungkusnya. Biarkan mereka melipatnya sekreatif mungkin. Bersama anak-anak, kegiatan memasak menjadi jauh lebih menyenangkan, bukan?

Anda sendiri juga bisa meracik daging jadi berbagai hidangan yang kreatif dan berbeda setiap kalinya. Menambahkan berbagai saus, kecap, atau herbs jadi pengalaman yang pasi akan mengesankan. Tak perlu lagi khawatir warna daging jadi terlalu hitam atau bahkan terlalu merah karena setelah dibungkus, tampilannya tetap akan menerbitkan selera.

Lamakah Pembuatannya?

Ketika melihat hidangan yang dibungkus, kita langsung membayangkan pengerjaan yang lama dan sulit. Sama sekali tidak. Gunakan daging Australia yang bertekstur empuk sehingga olahan daging bisa cepat matang dan siap dalam sekejap. Tekstur yang empuk juga, membuat si Kecil tidak emoh makan daging karena sulit mengunyah.

Ingat juga kandungan nutrisi daging yang penuh zat besi yang bisa mencerdaskan mereka.

Nah, ayo masak, Bu. Mari kita kreatif mengolah daging dalam aneka pembungkus dan aneka bumbu. Pembuatannya tak makan lama, tetapi hasilnya sangat luar biasa.

Tips

Baso-baso di resep Tortila Honey Mustard Meat Lover, dapat dibuat menjadi sate dengan menusuk baso satu persatu. Atau juga bisa dipipihkan menjadi patty untuk burger.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.