Hidup Ini Tidak Bergairah Tanpa Cabai

Ungkapan yang lazim didengar bila ada perantauan sedang rindu Tanah Air. Di pasaran cabai dapat diperoleh dalam berbagai bentuk, baik segar, kering utuh atau keping, acar, saus cabai botolan, maupun minyak nabati (infuse).

SEDAP - - Kenal Bahan - TEKS & FOTO AMALIAH/PENELITI, DOSEN,&AKTIFIS PANGAN DI YOGYAKARTA • VISUAL KHARISMA

Cabai secara umum berguna untuk memberi warna, aroma pada hidangan daging, ikan, telur, ayam dan sayuran, memberi rasa pedas menyengat pada masakan tumis, berkuah, hingga pada sambal dan acar, sebagai garnish (hiasan) dan sebagai appetizer (perangsang nafsu makan).

Rasa pedas yang dihasilkan cabai menimbulkan rangsangan ke otak untuk mengeluarkan “opiat endogen” yang dapat menghilangkan/ mengurangi rasa sakit, menambah nafsu makan, dan menimbulkan parasaan lebih sehat. Cabai mengandung kapsaisin, kapsantin, karotenoid, alkaloid asiri, resin, minyak menguap, dan vitamin (A dan C).

Cabai yang umum ada di Indonesia antara lain cabai merah, cabai hijau, dan cabai rawit. Cabe merah adalah cabai yang sudah matang optimal sedang cabai hijau adalah cabai yang belum matang.

Cabai Merah/Cabai Hijau

Cabai merah dan cabai hijau adalah jenis cabai besar yang merupakan buah dari spesies Capsicum annum L. Nama dari cabai merah/hijau untuk daerahdaerah di Indonesia adalah campli, capli (Aceh), ekiji-kiji, kidi-kidi (Enggano), laudeu (Gayo), lacina (Batak Karo), lasiak, lasina (Batak Toba), lada sebua (Nias), raro sigoiso (Mentawai), lado (Minangkabau), cabi (Lampung), cabe, lasiano (Melayu), cabe, lombok, sabrang (Sunda), lombok, mengkreng, cabe (Jawa), cabhi (Madura), tabia (Bali), sebia (Sasak), saha, sabia (Bima), mbakau hau (Sumba), koro (Flores), hili (Sawu), sahang (Banjar), rada (Sampit), sambatu (Nganju), rica (Manado), bisa (Sangir), malita (gorontalo), lada (Makasar), ladang (Bugis), manca (Seram), siri (ambon), kastela (Buru), maricang (Halmahera), dan rica lamo (Ternate-Tidore).

Cabai yang ukurannya besar dikenal sebagai cabai manado, karena banyak digunakan dalam masalam Manado, seperti tinorangsak. Bentuk cabai ini ada yang runcing mengerucut, ada pula yang membulat. Kulitnya tebal, rasanya kurang pedas. Kadang dinamakan cabai bali karena lazim digunakan dalam masakan bumbu bali.

Cabai yang bentuknya langsing dan terpuntir disebut cabai keriting. Sering disebut cabai padang, karena lazim digunakan dalam masakan Padang/ Minang., khususnya rendang atau kalio. Rasanya lebih pedas daripada cabai merah, karena kadar airnya lebih rendah.

Cabai Rawit

Merupakan buah dari spesies Capisicum frustescens. Nama daerah cabai rawit antara lain leudeuaarum, l. penthek (Gayo), situdu langit, lacina sipane, lada limi (Nias), mutiea (Melayu), cabe rawit, cabe cengek (Sunda), lombok jempling, l. Jemprit, 1. rawit, 1. gambir, 1. setan, 1. cempling (Jawa), cabhi lethek, cabhi manok (Madura), tabia krinyi (Bali), kurus (Alor), kaluya kapal, mareta dodi, malita diti (Gorontalo), marita didi, lada masiwu (Baree), 1. marica, 1. Capa, laso meyong, 1. meyong, ladang burica, 1. marica (Bugis), rica halus, rica padi (Manado), abrisan kubur (seram), rica gufu (Ternate), metrek wakfoh (sarmi), basen tanah (Barik).

Cabai rawit terdiri dari tiga varietas, yaitu :

Cengek leutik yang buahnya kecil, berwarna hijau, dan berdiri tegak pada tangkainya.

Cengek domba (cengek bodas) yang buahnya lebih besar dari cengek leutik, buah muda berwarna putih, setelah tua menjadi jingga.

Ceplik yang buahnya besar. Selagi muda berwarna hijau dan setelah tua menjadi merah.

Salah satu kuliner Nusantara yang tidak bisa dipisahkan dari Indonesia adalah sambal. Hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki sambal khas karena selera lidah dari masyarakat masing-masing daerah juga berbeda. Orang Minang dan Padang sambalnya cenderung sangat pedas dan asin, berbeda dengan orang Jawa khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta yang sambalnya biasanya pedas dan tidak terlalu asin dan ada rasa manisnya. Aneka sambal ini dikategorikan berdasarkan proses pembuatannya yaitu :

Sambal mentah

Sambal yang tidak mengalami proses dimasak, semua bahan segar. Komponen utama dari sambal mentah selain garam dan cabai, adalah terasi bakar, bawang merah, bawang putih, penyegar (cuka, air/irisan buah jeruk/irisan daun jeruk), pemanis berupa gula jawa, gula pasir, dan kecap.

Bumbu lain berupa empon-empon yaitu kencur, sereh, laos, dan jahe serta adanya bahan tambahan rasa berupa aneka

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.