Toyota Fortuner VRZ AT

Target Car - - Target Editorial - Danang Priyamboro Foto: Setyo Adi

Toyota Fortuner hadir pertama kali di Indonesia sejak tahun 2005 dengan mengambil platform dari Toyota Hilux dan dibentuk menjadi sebuah SUV 7-seater dengan mesin bensin 2.700cc. Tak butuh waktu lama untuk Fortuner mendapat respon positif dari konsumen. Bahkan hanya satu tahun berselang, TAM memindahkan produksi Fortuner dari Thailand ke pabrik Toyota di Karawang agar dapat memenuhi permintaan konsumen dengan lebih cepat selain juga menekan harga jualnya.

Pada September 2007, Toyota Indonesia menghadirkan Fortuner dengan pilihan mesin diesel dengan kapasitas mesin 2.500cc. Kemudian pada tahun 2011, Toyota Fortuner mengalami penyegaran dengan tampilan yang lebih modern dan mewah. Pada 2012, teknologi Variable Nozzle Turbo (VNT) mulai disematkan pada Fortuner untuk tipe mesin diesel. Kini setelah lebih dari satu dekade Toyota meluncurkan generasi kedua yang lebih segar dengan mesin diesel baru yang lebih kecil 2.4 liter D4-D dengan VNT namun lebih bertenaga ketimbang mesin versi lamanya.

Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Fukui mengatakan bahwa All New Fortuner hadir sebagai bagian respon Toyota dalam menghadapi dinamika masyarakat Indonesia dalam konsep Let’s Go Beyond, sekaligus untuk menstimulus industri otomotif nasional. “Tak hanya sukses di pasar domestik, pasar global pun sangat menerima produk Toyota Fortuner yang di ekspor dari Indonesia. Kini All New Fortuner akan melengkapi model IMV yang telah ada, dan men-

Hadir kembali untuk merajau pasar kelas SUV diesel.

jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang telah meluncurkan IMV generasi terbaru ini secara lengkap,” ujar Fukui.

Dari sisi eksterior, tampaknya memang Toyota tahu bagaimana caranya untuk membuat desain yang mampu memikat selera konsumen. Bahasa desain 'Keen Look' tetap menjadi basis, hanya saja pada Fortuner tentu tampilannya harus memiliki karakter tangguh. Kap mesin kini rata tanpa ada tonjolan untuk lubang udara sehingga performance All New Fortuner tetap terkesan lebih kuat, efisien dan kedap karena posisi intercooler yang berada di bawah dekat radiator. Dari samping, garis bahu di bagian belakang bodi dibuat mengkurva memberikan kesan mengalir sehingga tampil lebih dinamis. Kaca jendela samping belakang yang menyambung dengan kaca belakang menghasilkan kesan atap yang mengambang. Lampu utama kini lebih menyipit namun menyuguhkan teknologi yang pertama kali digunakan di kelasnya yaitu BI-LED, yang berarti Fortuner memiliki lampu jauh dan lampu dekat dalam satu proyektor lampu dengan teknologi LED. Kesan seperti SUV premium ditekankan berkat Daytime Running Lights (DRL) yang terintegrasi. Karakter tangguh All New Fortuner juga terlihat dari sisi samping dengan kehadiran velg alloy wheel ukuran 18” berwarna abuabu gelap untuk tipe VRZ dan SRZ, serta alloy wheel abu-abu gelap ukuran 17” dengan desain enam spoke ganda untuk tipe G. Sementara dari sisi belakang, kecanggihan All New Fortuner terlihat dengan power back door yang bisa disesuaikan ketinggian bukaan pintu bagasi.

Di dalam kabinnya, nuansa mewah lebih kental pada Fortuner terbaru

ini jika dibandingkan dengan rival terkuatnya, Pajero Sport. Meski desain keseluruhan interiornya sama dengan Kijang Innova maupun Hilux, mengingat mereka bertiga sejatinya adalah mobil yang sama. Namun di tipe VRZ yang menjadi unit tes kami ini ada perbedaan di bagian dashboardnya yang meski didominasi oleh material plastik keras, namun di beberapa bagian dibalut dengan lapisan kulit lembut.

Di sisi pengemudi, kini tersedia banyak fitur baru seperti pada setir yang terdiri dari tombol MID, audio, telepon dan paddle shift saja, dan juga adanya pengaturan setir tilt dan telescopic kini sudah bisa dinikmati. Di balik setirnya, duduk manis sebuah panel instrumen yang identik dengan Kijang Innova dan Hilux.

Di bagian tengah, terdapat Head unit yang juga sama dengan All New Kijang Innova dengan layar sentuh 8 inci menawarkan berbagai keunggulan konektivitas, mulai USB, Bluetooth, HDMI hingga mirroring, koneksi internet dan juga navigasi. Menariknya layar hiburan ini terasa cukup responsif saat digunakan. Sayangnya, tak ada sunroof pada Fortuner meski pada varian termewahnya. Sebagai gantinya, Toyota menempelkan sistem hiburan untuk penumpang belakang berupa layar monitor 12 inci.

Untuk varian tertinggi seperti pada tipe VRZ ini joknya sudah dilapis oleh kulit sementara bahan fabric tersedia untuk varian G. Jok pengemudi juga sudah mengadopsi fitur pengaturan elektrik sehingga memudahkan pengemudi dalam mengatur posisi duduk. Memang posisi duduk pada All New Fortuner ini terasa lebih tinggi dari generasi sebelumnya, namun rasanya lebih nyaman dan mantap.

Saat merasakan duduk di baris kedua terasa cukup namun tidak terlalu lapang untuk ukuran di segmennya. Desain atap bubble roof hanya sedikit memperlega ruang kepala. Untuk postur 178 cm, ruang kepala dan kaki yang tersisa tidak bisa dibilang leluasa, tapi jika tinggi anda di bawah itu, rasanya akan nyaman-nyaman saja. Hal baiknya, jok baris tengah sudah punya pengaturan sliding dan reclining, dan penumpang juga berhak atas armrest dengan cup holder, power outler 12V dan pengait untuk menggantungkan barang bawaan.

Untuk mengakses baris ketiga, kini cukup dengan mengungkit satu tuas, yang disebut one touch tumble. Di sini, Toyota tampaknya memberikan

perlakuan yang sama bagi penumpang paling belakang yang dapat merasa tenggelam akibat head rest bangku baris kedua yang besar. Ruang kaki baris ketiga juga tak dapat dikatakan lapang untuk orang dewasa, namun masih memberikan kenyamanan bagi anak-anak. Proses pelipatan bangku baris ketiga, kini lebih ringan dan mudah dalam proses pelipatannya.

Fitur keselamatan juga menjadi keunggulan yang ditawarkan Fortuner baru ini. Untuk semua varian, telah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS dan EBD serta sepasang SRS airbag dan knee airbag untuk penumpang depan. Sementara untuk varian tertinggi VRZ 2.4 A/T 4x4 mendapatkan Brake Assist (BA), Vehicle Stability Control (VSC), Hill Assist Control (HAC), Emergency Brake Signal, Traction Control dan airbag lebih banyak dengan tambahan side dan curtain airbag. Sayangnya ternyata rem belakang untuk semua varian hanya dilengkapi dengan tromol tidak menggunakan rem cakram. Menurut Toyota, penggunaan rem tromol di belakang sudah lebih dari cukup untuk memberi jaminan keselamatan bagi Fortuner baru.

Satu yang menjadi poin penting pada All New Fortuner ini adalah bagaimana mesin performa diesel baru 1GD berkapasitas 2.4 liter dengan VNT dan intercooler menyajikan tenaga 147 hp dengan torsi 400 Nm. Meski kini kapasitas mesinnya lebih kecil dari generasi sebelumnya, namun tenaga dan torsi yang dihasilkan justru meningkat jauh lebih besar. Tak ayal All New Fortuner menyajikan performa berkendara yang lebih sporty.

Fortuner sudah memiliki paddle shift dibalik kemudinya. Sehingga Anda bisa memaksimalkan tenaga puncak 147 hp dengan torsi 400 Nm dengan lebih menyenangkan. Selanjutnya adalah pengujian suspensi, dengan velg berdiameter 18 inci dan ban berukuran 265/60R18, All New Fortuner masih memberikan kenyamanan bagi penumpangnya seperti generasi sebelumnya. Saat kami libas gundukan, kinerja suspensi masih mampu menjaga kestabilan bodinya dengan nyaman. Sepertinya akan lebih nikmat lagi jika mengujinya di jalan raya dengan kondisi jalan yang bervariasi, rasanya puas bisa melibas segala medan. Anda berminat?

Kelebihan

Kabin lega

Mesin baru

Kekurangan

Kursi baris ketiga

Bahasa desain 'Keen Look' tetap

menjadi basis

Dasbor dengan desain modern

1. Mesin baru dengan

kapasitas 2.4L

2. Ruang bagasi lega

setelah kursi dilipat

Ground clearance

cukup tinggi

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.