Pengusaha Indonesia Tembus Pasar Mainstream Amerika Serikat

TEMBUS PASAR MAINSTREAM AMERIKA SERIKAT

Kabari - - DAFTAR ISI - (Kabari1007 & Foto: dok. KJRI LA )

Pada tanggal 3 Mei 2017, Konsul Jenderal RI di Los Angeles Umar Hadi secara resmi membuka gudang baru JANS Enterprise Corp. Gudang dengan luas 5.300 m2 ini terletak di kawasan El Monte, sekitar 30 km dari pusat kota Los Angeles. Adapun gudang tersebut diperuntukan bagi penyimpanan produk yang didistribusikan ke seluruh penjuru Amerika Serikat.

Usai acara peresmian, Konjen Umar mengungkapkan keyakinannya bahwa diaspora Indonesia mampu bersaing dan sukses di pasar internasional. Keberhasilan JANS, lanjutnya, juga merupakan bukti nyata dalam mendorong ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam. Ia pun berharap ada lebih banyak pengusaha Indonesia yang tertarik untuk masuk ke pasar mainstream AS.

Didirikan pada tahun 2004, JANS Enterprises Corp. mendistribusikan produk jus buah, teh kotak, keripik dan biskuit produksi Indonesia di AS dengan merk JANS. Dibawah kepemimpinan Anthony Kartawinata, JANS berhasil menembus pasar AS yang cukup selektif dan berstandar tinggi. Alhasil, produk-produk tersebut kini tersedia di pasar mainstream AS, seperti Walgreens, 99 Cents Store, Costco Wholesale, TJ Maxx, Marshalls dan Whole Foods. Produk JANS juga dapat dijumpai di beberapa hotel terkemuka di Las Vegas, antara lain Bellagio, Mandalay Bay, the Venetian dan MGM Grand. Ke depan, Anthony berharap dapat menjajaki pengembangan produk makanan Indonesia kemasan yang siap santap.

Sekitar 40% ekspor produk makanan – minuman olahan Indonesia ke AS masuk melalui wilayah pantai Barat AS, yaitu pelabuhan Los Angeles, San Diego, Nogales dan Hawaii. Berdasarkan data US Department of Commerce pada periode Januari – Desember 2016, ekspor produk makanan – minuman olahan RI (termasuk seafood) ke AS yang masuk melalui wilayah kerja KJRI Los Angeles pada 2016 adalah sebesar $606.831.375. Sedangkan jumlah total seluruh ekspor Indonesia ke AS senilai $19.203.412.597. Diprediksi hingga tahun 2022, pasar domestik AS untuk food industry akan terus tumbuh sekitar 2,9% tiap tahunnya. Dengan masih sedikitnya produk olahan yang digarap, peluang ekspor produk makanan – minuman olahan RI ke AS masih terbuka luas.

Umar Hadi, Nila Kartawinata dan Anthony Kartawinata

Newspapers in Indonesian

Newspapers from USA

© PressReader. All rights reserved.