Opini

Dari Pendukung Candle Light Vigil untuk Ahok

Kabari - - KHUSUS -

Ratusan masyarakat Indonesia menggelar aksi Candle Light Vigil di San Francisco sebagai bentuk dukungan terhadap Ahok yang terjerat hukum dan di penjara selama dua tahun terkait kasus penodaan agama. Di antara pendukung Ahok, banyak yang merasakan kecewa, pasalnya keputusan pengadilan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dianggap tidak adil.

Salah satu anggota aksi Somiman Saud mengatakan, bahwa semua orang yang ikut berkumpul di lapangan terbuka ini karena kecintaannya terhadap Tanah Air, ia merasakan keprihatinannya atas situasi keadilan yang menimpa Ahok saat ini. Ia mengaku sangat merindukan Indonesia yang damai dan bersatu. Tak hanya mendukung Ahok, Somiman juga mengaku mendoakan dan mendukung Presiden Joko Widodo. “Hidup Indonesia, Hidup NKRI,” kata Somiman saat menyerukan dukungannya untuk Indonesia.

Pendapat serupa pun disampaikan dengan peserta aksi lainnya, Meski jauh dari kampung halaman, bukan berarti mereka lupa tanah kelahiran. Mereka (Masyarakat Indonesia di Amerika) selalu mengikuti perkembangan politik di tanah air, terutama dengan kasus yang menimpa Ahok, sosok Gubernur DKI yang bekerja dengan baik dan berani memberantas korupsi.

Ia menilai kasus Ahok benar-benar tidak adil, baginya, mantan bupati Belitung tersebut sudah berjuang serta menunjukkan kinerjanya dengan sungguh-sungguh untuk warga Jakarta. Dengan demikian, mereka berkumpul dan menggelar aksi Candle Ligth Vigil, selain memberi dukungan untuk Ahok, aksi ini juga sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila. Diharapkan tidak ada lagi rasis, perbedaan, intoleransi dan keberagaman tetap ada dan terjaga.

Para aksi menyatakan bahwa mereka serentak memberikan dukungan terhadap Ahok, ia menilai suami dari Veronica Tan tersebut telah merubah Jakarta lebih baik. “Kita tahu bagaimana kerjanya Pak Ahok walaupun kita jauh, tapi kita tau bagiamana beliau itu sudah membuat Jakarta luar biasa dan kita tahu juga perjuangannya,” ujar salah satu peserta aksi pada Kabari.

Di lapangan terbuka Union Square, San Francisco, Mariyani yang ikut bergabung dalam aksi Candle Light Vigil menyampaikan rasa keprihatinannya atas ketidakadilan yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama, ia menuntut keadilan untuk Ahok agar secepatnya bisa dibebaskan, “Saya hari ini berkumpul di tempat ini, kami mau mendukung ketidakadilan yang terjadi pada diri Ahok, inilah suara-suara kami, kami ingin Ahok di free kan,” tukas Mariyani.

Mariyani ching, ia merasa kecewa dengan keadilan yang diberikan terhadap Ahok, bahkan ia menilai jika dirinya sangat senang memiliki pemimpin seperti yang integritas seperti Ahok.

“Mulanya sangat senang memiliki pemimpin yang punya integritas yang demikian baik ada di Jakarta, itu betulbetul suprise bagi kami semuanya, tetapi kesenangan kami tidak berlangsung begitu lama, ternyata hal yang sangat menyedihkan kami adalah Indonesia tidak mau dipimpin oleh seorang yang integritas,” kata Mariyani penuh kesedihan

Ia berharap Ahok bisa mendapatkan keadilan dan juga bisa dijadikan contoh bagi masyarakat Indonesia untuk Indonesia yang lebih dewasa dan bangkit agar bisa memberikan sinergi positif terhadap dunia luar bahwa Indonesia memiliki keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang terkandung dalam sila ke lima Pancasila.

“Kita sudah diajarkan Pancasila dari kecil, semua rakyat diajarin dari kecil, bahwa kita harus belajar hidup berpancasila, tapi sayang sekali Pancasila tidak di praktekan sebenarnya, Ahok jadi contoh yang hidup di Indonesia, dia menjalankan Pancasila biar semua juga bangkit, mau melakukan Pancasila dengan benar, bersatu, membebaskan Ahok dan menegakkan keadilan, amin,” tutup Mariyani.

untuk SHARE Video atau Artikel ini klik www.Kabarinews.com/93616

Newspapers in Indonesian

Newspapers from USA

© PressReader. All rights reserved.