Kisah Awang Diaspora Indonesia, dari Cuci Piring Hingga Bisnis Kuliner Nusantara di New York

Dari Cuci Piring Hingga Bisnis Kuliner Nusantara di New York

Kabari - - DAFTAR ISI -

Sebagian besar Warga Negara Indonesia (WNI) pergi merantau ke luar negeri untuk meraih sukses serta impiannya. Begitu pun dengan Awang, salah satu diaspora Indonesia di New York, Amerika, yang kini berhasil membuka bisnis kuliner di negeri Paman Sam.

Pada tahun 2000 ia datang ke Amerika, demi menyambung hidup di negeri orang Awang pun harus bekerja. Ia bekerja sebagai tukang cuci piring hingga tukang masak. Pekerjaan yang biasa saja memang, tapi jangan salah berawal dari situ ia sukses membangun mimpinya. Pria yang tak kenal menyerah ini terus gigih mengumpulkan dolar, sampai akhirnya ia sukses mendirikan usaha restoran yang cukup terkenal di Queen, New York, Amerika.

Sebelum mendirikan restoran, Awang memulai bisnisnya dari usaha katering yakni melayani pesan makan untuk masyarakat rumahan

hingga Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) hingga Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di New York.

Sambil menjalankan usaha kateringnya, pelan tapi pasti Awang pun mewujudkan impiannya mendirikan restoran Indonesia di New york. Usaha yang baru dirintisnya tiga bulan berbuah manis, Restoran Indonesia Awang Kitchen yang terletak di daerah Elmhurst, Queens mendadak jadi hits bahkan saat ini terkenal sebagai tujuan utama kuliner Asia/Indonesia di New York

Dalam waktu tiga bulan itu juga, Awang Kitchen mendapat banyak perhatian dan review dari berbagai media ternama di New York, antara lain New York Times, Food Blog Association, CNN Indonesia, dan juga BBC Indonesia. Tak sampai disitu saja, Awang Kitchen pun mendapat gelar ranking kedua dari semua Indonesian Food Restaurant di seantero New York. Beberapa minggu lalu, Awang sempat diundang sebagai restaurant host dalam acara Queens Food Blog Fair, yang ternyata sukses sebagai ajang promosi Awang Kitchen dan masakan Indonesia semakin dikenal banyak orang.

Sebuah prestasi dan kehormatan yang luar biasa bagi Awang, usaha kuliner yang didirakan baru dalam hitungan bulan sudah mendapat apresiasi positif dari pelanggan dan media. Awang yang gigih membuktikan kerja keras adalah kunci kesuksesan.

Kesuksesan tidak diperoleh secara instan, karena perjalanan Awang mencapai mimpinya cukup berliku memulainya dari nol. Sebelum punya restoran, Awang sudah pernah bekerja sebagai tukang cuci piring dan pembersih dapur di salah satu restoran di New York. Berbagai profesi lain pun pernah ditekuninya, mulai dari pembersih meja, busboy, server, resturant staff manager, hingga jadi supir limousine. Berbekal dari semua pengalamannya tersebut Awang pun memberanikan diri untuk alih profesi menjadi tukang masak atau chef untuk masakan Indonesia.

Siapa yang menduga, masakannya laku keras dan mendapat permintaan katering dari berbagai kalangan Indonesia. Dari kepercayaan itu Awang membulatkan tekad untuk membuka usaha katering. Selama delapan tahun menekuni bisnis katering, akhirnya di tahun 2017 ini impiannya membuka restoran Indonesia terwujud.

Berbekal pengalaman A sampai Z di bidang bisnis restoran sangat membantu kesuksesan Awang. Ia tidak hanya sukses dalam berbinis kuliner, tapi ia pun sukses memperkenalkan masakan Indonesia di New York. (Kabari1010)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from USA

© PressReader. All rights reserved.