PINTU MENUJU DUNIA BAWAH AIR

Scuba Diver Australasia + Ocean Planet - - Daftar Isi - Oleh UW360

“Ini seperti ke­bun bi­natang yang ter­ba­lik… para wisa­tawan be­rada di dalam kan­dang, sedan­gkan biota laut datang dan pergi sam­bil meli­hat para pen­gun­jung. Ini seperti ke­ba­likan dalam cara kita berin­ter­aksi den­gan alam liar”

Ja­son deCaires Tay­lor

Proyek ter­baru dari Ja­son deCaires Tay­lor meru­pakan sesu­atu yang baru per­tama kali ada, mencer­minkan bagaimana seni da­pat di­gu­nakan un­tuk kon­ser­vasi laut. Be­rada di pusat pengem­ban­gan la­guna koral terbe­sar di Maladewa, ga­leri seni yang semi-teren­dam air ini menjadi pelin­dung bagi alam un­tuk berkoloni dan men­cari per­lin­dun­gan. Sculp­ture Co­ralar­ium—yang dibuat oleh sen­i­man Ja­son deCaires Tay­lor— meru­pakan ga­leri seni per­tama di dunia yang semi-teren­dam se­hingga para pen­gun­jung harus ber­e­nang atau snor­kel­ing un­tuk da­pat menikmatinya.

Bagian de­pan ban­gu­nan berben­tuk ko­tak ini teren­dam air hingga sek­i­tar tiga me­ter. De­sain dind­ingnya berdasarkan struk­tur alami koral, di mana pori-pori dind­ingnya memu­ngkinkan om­bak, arus, dan biota laut da­pat mele­watinya. Di dalam ban­gu­nan itu ter­da­pat 14 patung; be­ber­apa di an­taranya be­rada di bawah air, ada juga yang sepenuh­nya di atas air, dan may­ori­tas po­sisinya sep­a­ruh tengge­lam, yang mencer­minkan in­ter­aksi an­tara dunia laut dan darat.

KIRI Besi stain­less berkual­i­tas ter­baik menjadi cer­min bagi birunya laut dan lan­git di sek­i­tarnya.

Newspapers in English

Newspapers from Australia

© PressReader. All rights reserved.