HANYA 13 PERSEN LAU­TAN YANG BELUM TER­JAMAH

Scuba Diver Australasia + Ocean Planet - - Briefing -

Den­gan meningkat­nya te­knologi pen­gi­r­i­man me­lalui ka­pal, ke­banyakan wilayah laut di sa­mu­dra tidak di­ang­gap alami lagi, dan area ini sekarang terancam hi­lang. Hal terse­but dis­im­pulkan berdasarkan penelitian dari Univer­si­tas Cal­i­for­nia, Santa Bar­bara, dan Univer­si­tas Queens­land.

Apa­bila ada 19 manu­sia yang melin­tasi wilayah laut, maka wilayah terse­but tidak lagi di­ang­gap alami atau belum ter­jamah. Hal itu ter­jadi karena adanya lalu-lin­tas ka­pal kargo, ki­r­i­man sed­i­men laut, dan be­ber­apa je­nis penangka­pan ikan. Wilayah laut yang masih di­ang­gap alami saat ini ada di daerah Ark­tik dan An­tar­tika serta pulau ter­isolir di Pasi­fik, seperti French Poly­ne­sia.

James Wat­son, pro­fe­sor di Univer­si­tas Queens­land serta direk­tur sains di Wildlife Con­ser­va­tion So­ci­ety dan penulis se­nior, men­gatakan, pen­e­muan ini mengindikasikan bahwa diper­lukan ke­bi­jakan kon­ser­vasi un­tuk melin­dungi area laut yang masih alami karena ke­banyakan wilayah terse­but saat ini tidak ter­lin­dungi se­cara hukum.

“Area laut yang alami meru­pakan rumah bagi ke­hidu­pan yang me­limpah, seperti berba­gai je­nis spe­sies ikan, dan mem­berikan mereka per­lin­dun­gan dari an­ca­man seperti pe­ruba­han ik­lim,” ujar Wat­son. “Kita tahu bahwa wilayah ini menu­run drastis, dan melin­dungi mereka harus menjadi agenda utama selu­ruh ne­gara. Jika tidak, wilayah terse­but akan hi­lang dalam 50 tahun.”

BAWAH Wilayah laut yang masih alami ini sangat mem­bu­tuhkan per­lin­dun­gan.

Newspapers in English

Newspapers from Australia

© PressReader. All rights reserved.