ORGANISME KECIL BERI DAMPAK BE­SAR PADA DAUR ULANG KAR­BON DI BUMI

Scuba Diver Australasia + Ocean Planet - - Briefing -

Para peneliti dari Univer­si­tas Negeri Florida men­e­mukan bahwa organisme sel tung­gal ber­nama phaeo­dar­i­ans—yang hidup di area 100 hingga 1.000 me­ter di bawah per­mukaan laut— men­gon­sumsi par­tikel kar­bon di lau­tan se­belum mereka tengge­lam di dasar laut. Par­tikel-par­tikel ini akan dis­im­pan dan teras­ing dari at­mos­fer se­lama ribuan tahun. Pen­e­muan ini tentu sangat menge­jutkan para peneliti karena mikroor­gan­isme di selu­ruh dunia da­pat berperan penting dalam men­daur ulang kar­bon.

Kar­bon diok­sida se­cara kon­stan bercam­pur den­gan laut dari at­mos­fer, dan kembali ke at­mos­fer dari lau­tan. Di per­mukaan laut, se­lama proses fo­to­sin­tetis dari phy­to­plank­ton, kar­bon diok­sida dis­erap. Na­mun, phy­to­plank­ton memi­liki umur yang pen­dek, an­tara se­hari hingga satu minggu, dan juga di­makan oleh organisme kecil seperti krill. Lalu, krill akan melepaskan kar­bon diok­sida ketika mereka berna­pas se­hingga menam­bah jum­lah kar­bon diok­sida yang ada di at­mos­fer. Dalam hal ini, jum­lah kar­bon diok­sida di laut dan at­mos­fer jum­lah ham­pir sama. Karena itu, un­tuk meningkatkan peny­er­a­pan kar­bon diok­sida ke laut dari at­mos­fer adalah ketika kar­bon di per­mukaan laut dibawa tengge­lam ke dasar laut oleh mikroor­gan­isme.

Par­tikel kar­bon yang tengge­lam ini ter­bawa oleh organisme yang mati atau ko­toran hewan. Se­lain itu, di­atom, yang meru­pakan sekumpu­lan

phy­to­plank­ton, mem­pro­duksi lapisan sil­ica yang juga tengge­lam. Jika selu­ruh par­tikel terse­but tengge­lam tanpa ter­ganggu, kar­bon­nya da­pat ter­sim­pan hingga ribuan tahun. Na­mun, penelitian menunjukkan bahwa sek­i­tar 20 persen par­tikel terse­but ga­gal mencapai dasar laut. Se­lain itu, jum­lah phaeo­dar­i­ans sangat be­ragam di se­tiap tem­pat; ada yang tidak memi­liki phaeo­dar­i­ans sama sekali hingga memi­liki phaeo­dar­i­ans yang jum­lah­nya me­limpah dan mampu meny­erap 30 persen par­tikel kar­bon. Den­gan demikian, para peneliti belum da­pat meny­im­pulkan dampak

ATASPhy­to­plank­ton adalah alga laut beruku­ran sangat kecil yang mem­bu­tuhkan sinar mata­hari un­tuk tum­buh dan berkem­bang.

Newspapers in English

Newspapers from Australia

© PressReader. All rights reserved.