Fight Club 2

FHM (Indonesia) - - Filter -

Chuck Palahniuk, Cameron Stewart, dan David W. Mack Available at Aksara Bookstore

“Welcome to Fight Club. The first rule of Fight Club is: you do not talk about Fight Club. The second rule of Fight Club is: you do not talk about Fight Club! Third rule of Fight Club: someone yells “stop!”, goes limp, taps out, the fight is over.” kutipan berikut rasanya sangat sulit dilupakan para penggemar buku karya Chuck Palahniuk yang seakan-akan mengajak kami untuk mengeluarkan sisi agresifitas kami sebagai seorang pria. Ya, Fight Club. Tokoh bernama Tyler Durdent memang menjadi ‘biang kerok’ nomor satu dalam berdirinya sebuah klub yang percaya bahwa berkelahi dapat melepaskan segala beban. Kelompok yang bernama Fight Club ini juga memiliki ideologi bahwa “mungkin pengembangan diri bukanlah sebuah jawaban, mungkin merusak diri sendiri adalah jawabannya” . Sejak rilisnya buku Fight Club pada tahun 1996 silam, kami yakin sudah jutaan fans Tyler Durdent yang meminta kepada sang kreator untuk membuat sequel dari Fight Club. Di awal tahun 2017 ini Chuck Palanhiuk hadir dengan lanjutan dari masterpiece-nya, namun kali ini dalam bentuk novel grafis. Kali ini Chuck menceritakan tokoh utama bernama Sebastian yang kini sudah menikah dan memiliki seorang anak laki-laki dari pasangannya, Marla Singer. Namun pernikahan mereka mengalami kegagalan. Marla merasa tidak adanya gairah yang meledak-ledak seperti yang Sebastian alami saat masih bergabung di dalam Fight Club dan Project Mayhem yang diprakarsai oleh Tyler. Untuk itu Marla berusaha melakukan berbagai cara untuk mengembalikan pria yang saat ini menjadi ayah dari putranya, kembali menjadi pria dengan kondisi psikologis yang tidak stabil dan agresif.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.