THE TEAMS

FHM (Indonesia) - - F1 2017 Season -

MERCEDES-AMG PETRONAS MOTORSPORT

Direktur Teknik: Aldo Costa Sasis: F1 W08 Hybrid Mesin: Mercedes Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 1 (765 poin) Kehilangan Nico Rosberg setelah menjuarai grand prix musim lalu sepertinya bukan kendala bagi Mercedes, karena nama Lewis Hamilton masih menjadi jaminan mutu tim ini akan menjadi salah satu yang berpeluang untuk menjadi juara Namun sikap Lewis yang sedikit egois bisa menjadi batu sandungan tim mapan satu ini.

RED BULL RACING

Direktur Teknik: Adrian Newey Sasis: RB13 Mesin: TAG Heuer (Renault) Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 2 (468 poin) Setelah mengembalikan performa di musim lalu, kini konsistensi Red Bull kembali diuji. Masuknya kembali nama Max Verstappen di tengah musim lalu untuk menemani Daniel Ricciardo bisa dikatakan satu langkah apik bagi perkembangan tim ini untuk menyaingi tim besar lainnya, khususnya Mercedesamg Petronas.

SCUDERIA FERRARI

Direktur Teknik: Mattia Binotto Sasis: SF16-H Mesin: Ferrari Tipo 062/2 1.6L Turbocharged V6 & ERS Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 3 (398 poin) Musim kemarin menjadi musim yang kurang baik bagi salah satu tim konstruktor yang kerap menjadi langganan juara ini. Perbaikan dan pengembangan mesin terbaru mereka siap untuk dipacu oleh Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen yang masih setia berpacu di balik kemudi.

SAHARA FORCE INDIA F1 TEAM

Direktur Teknik: Andrew Green Sasis: VJM09 Mesin: Mercedes Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 4 (173 poin) Tim balap dengan anggaran kecil ini diakui punya mobil dan pembalap tangguh. Sergio Perez dan rookie Esteban Ocon menjadi kombinasi yang pas. Kubu balap asal India ini berharap di musim balapan 2017 paling tidak bisa dua kali menaiki podium kehormatan.

WILLIAMS MARTINI RACING

Direktur Teknik: Rob Smedley Sasis: FW40 Mesin: Mercedes Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 5 (138 poin) Williams mengalami musim yang kurang meyakinkan di 2016. Kembalinya Felipe Massa dari masa pensiun singkatnya bisa menjadi salah satu solusi untuk memberikan stimulus dan contoh yang baik untuk pembalap rookie mereka, Lance Stroll.

MCLAREN-HONDA

Direktur Teknik: Tim Goss Sasis: MP4-31 Mesin: Honda Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 6 (76 poin) Mclaren harus bebenah. Itu kunci yang harus mereka lakukan agar dapat bersaing dan menjadi tim papan atas kembali. Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne harus dapat memperbaiki performa mereka yang kurang beruntung di musim lalu.

SCUDERIA TORO ROSSO

Direktur Teknik: James Key Sasis: STR12 Mesin: Renault Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 7 (63 poin) Tim medioker ini ternyata dapat mengejutkan insan Formula 1 di musim lalu. ‘Adik kandung’ dari Red Bull ini juga tidak melakukan banyak perubahan dalam komposisi pembalap. Daniil Kvyat dan Carlos Sainz Jr bisa menjadi ancaman di masa mendatang bagi pembalap luar biasa lainnya.

HAAS F1 TEAM

Direktur Teknik: Rob Taylor Sasis: VF-17 Mesin: Ferrari Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 8 (29 poin) Ini kubu balap Formula 1 pertama dari Amerika Serikat sejak 30 tahun terakhir. Milyarder Gene Haas menyatakan ingin memopulerkan Formula 1 di AS. Kedua pembalap mereka Romain Grosjean dan Kevin Magnussen juga bukan orang baru di arena balapan bergengsi ini. Dengan disuplai mesin serta gearbox dari Ferrari tim As-italia ini punya harapan untuk bisa melenggang lebih mantap di ajang balap mobil terbesar dunia ini.

RENAULT SPORT FORMULA ONE TEAM

Direktur Teknik: Bob Bell Sasis: R.S.16 Mesin: Renault Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 9 (8 poin) Tampilan optik mobil balap tim Perancis yang dilabur warna hitam ini cukup membuat nyali mengkerut. Tapi Renault tak punya mesin baru. Juga kedua pilotnya, Nico Hulkenberg dan Joylon Palmer tergolong baru di arena balapan bergengsi ini.

SAUBER F1 TEAM

Direktur Teknik: Eric Gandelin Sasis: C36 Mesin: Ferrari 061 Ban: Pirelli Posisi Klasemen 2016: 10 (2 poin) Selain Manor Racing Team (MRT), tim ini selalu start dari urutan paling belakang di musim lalu. Ketidakikutsertaan MRT akan semakin menjadikan tim Sauber berada di urutan paling bawah. Kedua pembalap mereka Marcus Ericsson dan Pascal Wehrlein masih minim pengalaman.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.