WE JUST CAN’T GET ENOUGH OF Kim Lee

Model, host, aktris, sekaligus seorang DJ; Kim adalah wanita seksi yang paling ambisius sedunia

FHM (Indonesia) - - Kim Lee - TEKS: JESSICA INDAH

Kami bisa menghabiskan satu halaman penuh atau malah dua halaman, hanya untuk menulis CV dari Kim Lee. Wanita berdarah Perancisvietnam ini memang bukan pemain baru, dan hingga saat ini ia masih aktif di bidang modeling, juga menjadi seorang DJ. Ia sempat muncul di beberapa film layar lebar Hollywood dan serial TV, menjadi model di banyak video klip musisi papan atas, serta nge-dj di berbagai dance festival internasional; baik sebagai DJ Kim Lee maupun setengah dari DJ Kimkat.

Passionate, Ambitious, and Sexy. Kombinasi ketiga kata mematikan tersebut adalah deskripsi paling tepat dari personaliti Kim Lee. Kim bukanlah seorang entertainer kelas teri. Dari sisi modeling, tidak sedikit majalah yang memasang foto Kim pada cover mereka. Sebagai seorang DJ, ia sudah pernah merasakan panggung utama EDC New York, Ultra Korea, serta Ultra Jepang. Dan ia juga berkata kalau bisa bermain di ketiga festival tersebut adalah pencapaian terbesar di sepanjang karier Dj-nya. Di awal tahun ini, Kim baru saja menyelesaikan tur solonya yang bertajuk Kim Lee Asia Tour 2017 di 5 negara; Jepang, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Vietnam. Sekarang, silahkan Anda ambil segelas bir dingin dulu di kulkas, duduk di sofa empuk, buka halaman ini, dan simak perbincangan FHM dengan Kim Lee, si ahlinya pembuat party seru...

Hai Kim, selamat ya untuk Kim Lee Asia Tour 2017-nya! Kelihatannya meriah sekali. Apa yang terlintas di kepala kamu saat merencanakan tur itu?

Terima kasih! Saya punya banyak ide di kepala saya sebelum memulai tur. Saya selalu memaksa agent saya untuk memastikan kalau mereka akan mempersiapkan para dancer dan memastikan kalau semuanya berjalan dengan baik. Jadi begitu saya mendarat di kota-kota tujuan, saya bisa langsung pergi ke venue untuk melakukan sound check, dan mempersiapkan hal lainnya.

Malam tahun baru kemarin kamu sempat nge-dj di Bali kan? Bagaimana party-nya?

Seru banget! Maksud saya...itu di Bali! Orang-orang di sana...suasana di sana... pokoknya benar-benar menyenangkan. Di sana juga ada pantai dan makanannya sangat luar biasa! Hmm... Apa suatu saat nanti kamu mau bermain di party FHM? Oh ya! Dengan senang hati! Saya tahu kok party-party-nya FHM selalu menyenangkan. Oke, kalau begitu beri tahu kami rider kamu... Saya akan beri tahu kalian rider saya kalau kalian berjanji nggak akan ngejudge saya. Sumpah, tidak akan... Kami bukan Judge Bao kok... Ha ha, saya hanya bercanda kok. Oke, dalam rider saya ada banyak sour candy, buah-buahan, champagne, air mineral, dan dua botol vodka - yang ini bukan buat saya lho, tapi sebenarnya untuk teman-teman saya. Semua orang selalu berasumsi kalau saya suka minum alkohol, padahal sama sekali nggak. Biasanya saya hanya minum segelas white wine. Noted. Kami lihat kamu suka sekali ya

“SAYA BENARBENAR SUKA DENGAN COWOK NERDY!”

dengan pekerjaan sebagai seorang DJ. Saya suka berada di atas panggung dan melihat semua orang bersenang-senang. Selain itu saya juga bisa traveling ke manamana dan bertemu banyak orang.

Apa yang membedakan Kim di kehidupan sehari-hari dengan DJ Kim Lee di atas panggung?

Saya benar-benar menjadi dua orang yang berbeda. Ketika saya nggak bekerja, saya lebih suka berada di rumah dan menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan keluarga saya. Kegiatan seharihari saya hanya pergi keluar untuk makan dan nge-gym. Tapi sekarang-sekarang ini saya cukup banyak menghabiskan waktu di studio untuk membuat musik saya sendiri, dan itu merupakan pengalaman baru yang menyenangkan.

Sepengalaman kami, kebanyakan DJ punya lagu andalan untuk membuat crowd makin “menggila”, apa kamu juga punya satu lagu yang seperti itu?

Tentu saja! Tidak cuma satu, bahkan saya punya tiga lagu andalan; Turn Down For What – DJ Snake, Work - Rihanna feat. Drake, dan Sorry – Justin Bieber. Pada dasarnya, lagu apapun dengan vokal yang semua orang suka nyanyikan saat di klub sambil minum-minum.

Bagaimana kalau crowd tersebut malah bergeming?

Hal itu selalu menjadi tantangan dan saya menyukainya! Kalau sampai begitu sih, saya akan langsung mengambil alih mik dan membawa sebotol vodka naik ke atas panggung, lalu memberikan minuman ke semua orang. Cara itu selalu bisa mengubah mood, ha ha.

Jadi kalau sekarang kami memutarkan lagu Work, kamu bakal langsung joget? Oh yeaaaah... Pastinya saya akan langsung joget, ha ha. Lalu lagu apa yang menjadi guilty pleasure kamu?

Well, untuk sekarang ini, saya bisa jawab... semua lagunya Rihanna.

Oke, kalau sedang jatuh cinta, lagu apa yang paling sering kamu dengarkan?

Saya nggak sering merasakan jatuh cinta, tapi saya selalu mendengarkan musik dari era 80-an atau 90-an. Selain itu, saya juga suka mendengarkan lagu-lagunya Miguel dan The Weeknd.

Jarang jatuh cinta? Berarti kamu single dong?

Iya, sekarang saya single. Saya bukan orang yang mudah untuk jatuh cinta...mungkin hanya nafsu? Kapan terakhir kali kamu jatuh cinta dengan seorang lucky bastard, eh, maksud kami seorang pria. Ha ha. Tunggu, terakhir kali saya jatuh cinta itu...tahun 2014? Well, dia adalah seorang artis Korea yang sekarang menjadi sahabat saya. Dia itu tipe pria pekerja keras yang menarik di mata saya, tapi memang rasanya sudah waktunya dan kami berdua sangat sibuk. Saya fokus akan karier saya, dan itu pengorbanannya, karena saya juga selalu traveling ke mana-mana, jadi sulit sekali untuk fokus ke sebuah hubungan. Tapi sekarang hidup saya lebih seimbang dan itu membuat saya lebih bahagia.

Kim, kami harus mengaku kalau kami adalah nerds. Jadi apa kami punya kesempatan untuk menjadi pacar kamu?

Ha ha. Saya suka nerds! Sungguh, saya benar-benar suka cowok nerdy. Saya bisa bilang kalau nggak mudah untuk menjadi pacar saya, karena kadang saya jadi orang yang complicated. Tidak masalah kok selama kamu mau kami ajak ke Comic Con... Mau banget! Saya nggak pernah ke acara seperti itu.

Apa kamu suka nerds karena kamu adalah tipe wanita yang dominan dalam sebuah hubungan?

Ha ha, saya pikir begitu. Saya juga nggak becus soal teknologi, dan punya seseorang yang mengerti banyak soal itu rasanya menarik bagi saya. Maksud saya, dia nggak perlu memenuhi kriteria seorang nerd, tapi selama dia adalah pria yang pandai, hal tersebut yang membuat pria itu terlihat atraktif bagi saya.

Kami tahu kamu takut akan makhluk halus, tapi kalau ada film horor bagus yang ingin sekali kami tonton saat kita berkencan, apa kamu masih tetap mau pergi dengan kami?

Well... ayo saja, kenapa nggak?

Baiklah, tunggu telepon dari kami ya! Oh ya, kemunculan kamu di video Youtuber asal Singapura, Jianhao Tan, sempat membuat heboh para netizen. Bagaimana cerita awalnya kamu bisa berkolaborasi dengannya?

Awalnya Jianhao mengirimkan pesan kepada saya di Instagram, dan bilang kalau kami harus melakukan kolaborasi. Lalu saya pikir, kenapa nggak? Jadi saat saya pergi ke Singapura kami mulai membuat video bersama, dan chemistry di antara saya dengannya benar-benar bagus! Kami mengerjakannya dengan baik bersamasama, dan setelah diunggah, video tersebut ditonton jutaan kali. Keren! Lalu bagaimana dengan Girl Talk Show? Saya memulai Girl Talk dengan Levy karena saya pikir akan menarik kalau kami membagi pemikiran kami tentang relationship dan topik lainnya yang berkaitan dengan orang banyak. Levy dan saya bertemu di lokasi syuting beberapa tahun yang lalu, dan setelahnya kami terus berkontak. Dia benarbenar keren dan saya suka personalitinya. Jadi, ya, sangat mengasyikkan bisa berkolaborasi dengannya.

Kembali lagi ke topik DJ, apa yang akan kamu lakukan kalau ada seorang penggemar yang selalu ingin mengobrol saat kamu sedang mixing?

Ha ha, hal itu selalu terjadi. Tapi kebanyakan saya nggak bisa mendengar apa yang mereka katakan sih, jadi saya meminta mereka untuk menunggu sampai saya selesai main, atau...saya memberikan sinyal kalau saya nggak bisa mendengar mereka dan mengobrol dengan mereka setelahnya.

FOTO: JULIAN MORALES

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.