Menjelajah Kepiawaian

TAK SEPERTI SERUM ATAU moisturizer YANG MENYELAM JAUH KE DALAM KULIT, MINYAK CENDERUNG BERMAIN DI SEKITAR PERMUKAAN KULIT SAJA. NAMUN BUKAN BERARTI KEHADIRANNYA DIPANDANG SEBELAH MATA. OLEH POPPY SEPTIA

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Contents - FOTOGRAFI OLEH HADI CAHYONO

Dalam beberapa tahun terakhir, face oil telah menyemarakkan industri kecantikan. Kini nyaris setiap brand mempunyai beberapa minyak yang diunggulkan. Tak heran, varian skincare ini memang memiliki keunikan dan pesonanya sendiri. apalagi seiring pertambahan usia, kandungan minyak alami pada kulit wajah berkurang. Hal ini menyebabkan fungsi dinding pertahanan kulit menurun sehingga kelembapan pun ikut tereliminasi. Ketika kulit kering, ada dua hal yang dapat terjadi, dehidrasi atau malah meningkatnya produksi sebum pada wajah. Di sinilah peran face oil dibutuhkan sebagai pengatur dan penguat pertahanan kulit dalam mengunci kelembapan, agar kulit tetap dalam kondisi terhidrasi. dr. Juliana Yu, MD.H, NH dari House of skinnovation mengungkapkan, “Face oil sangat membantu kondisi kulit kering, sangat kering atau sensitif sekalipun menjadi lebih baik.” Bila fungsi pertahanan kulit baik, bonusnya kulit juga mudah menyerap segala nutrisi dari ekstrak tumbuhan dalam antiaging skincare. Menambahkan face oil dalam rutinitas merawat wajah dapat meminimalisir terjadinya iritasi, dan mampu mewujudkan pendar sehat dari waktu ke waktu. Kecanggihannya tak hanya berhenti di situ, dalam sebotol face oil biasanya mengandung beragam bahan yang krusial bagi kesehatan kulit, seperti fatty acids, vitamin, antioksidan, dan antiaging. perpaduan bahan tersebut lantas dapat membantu menyingkirkan garis-garis halus serta kerutan, menciptakan kulit yang kenyal dan tampak muda. sebagian face oil juga dilengkapi dengan aromaterapi sehingga bertindak sebagai penghantar rasa rileks dan mampu memperbaiki mood.

PENUNJANG PROTEKTIF

Namun karena sifatnya yang melembapkan lapisan teratas kulit saja, face oil tidaklah dapat sepadan dengan bahan pelembap lain yang secara signifikan menambah kadar air pada kulit wajah seperti hyaluronic acid. Minyak tidak dapat melakukan semua hal yang anda idamkan untuk kulit, sehingga tidak disarankan digunakan sendirian. pemikiran terbaik adalah menganggap face oil bukan sebagai moisturizer. anda tetap membutuhkan serum dan moisturizer yang berbasis air, sementara face oil berperan untuk menunjang tugas mereka. Konsep produk ini ialah memberikan proteksi dan lubrikasi pada sel kulit. Mereka seolah membungkus kulit, melindungi pertahanan kulit dari kerusakan, dan menolong kulit menyerap skincare lainnya secara optimal. Jika kulit mulus dan kenyal dambaan anda belum nampak dengan bantuan serum dan moisturizer, menambahkan face oil dapat menjadi opsi tepat untuk mewujudkannya. Menyematkan face oil ke dalam ritual perawatan wajah bukanlah perkara sulit. “Waktu yang tepat memakai face oil adalah setelah serum – atau sebagai pengganti serum, anda”, imbuh dr. Juliana. Jika menggunakannya di pagi atau siang hari, lengkapi dengan sunscreen karena umumnya face oil tidak memiliki kandungan spf untuk proteksi wajah anda dari bahaya sang surya. Bila diaplikasikan menjelang tidur, anda dapat menggunakannya sebelum krim malam ataupun sleeping mask lalu biarkan keajaibannya bekerja.

MENANGGAPI MITOS

Banyak anggapan bahwa kulit berminyak tak bersahabat dengan produk berbasis minyak, padahal sesungguhnya semua jenis kulit bisa diakomodasi selama dosis dan bahan yang terkandung di dalamnya diperhatikan. perlu diketahui pula bahwa ada beberapa minyak yang dapat memicu penyumbatan pori-pori wajah, salah satunya ialah minyak kelapa, karena molekulnya akan bertahan di permukaan wajah selama beberapa jam setelah pengaplikasian. Maka, untuk kulit berminyak disarankan memiilih minyak dengan molekul lebih kecil agar mudah diserap. sebelum membeli, selalu perhatikan secara saksama setiap label produk untuk memastikan bahannya sesuai dengan jenis kulit. atau konsultasikan dahulu bersama ahli dermatologi anda, terutama bila anda memiliki kulit yang sensitif atau bermasalah. abaikan pula minyak yang diperuntukkan bagi tubuh dan rambut. Disarankan anda hanya mengaplikasikan minyak khusus wajah di wajah, sebab area tersebut memiliki kebutuhan berbeda dan teksturnya lebih lembut dibandingkan bagian tubuh lainnya. seluruh skincare yang digunakan, termasuk face oil, akan berfungsi maksimal jika kandungannya selaras dengan kebutuhan kulit setiap individu. Tak hanya demi efektivitas yang utuh, namun juga untuk membuat keseimbangan sebum tetap terjaga dan mencegah munculnya reaksi berbahaya.

PORTFOLIO INI: Stylist: POPPY SEPTIA Model: Iryna amor Models Makeup & Hair: CINTHIA RONALDI aksesori: AIDEN AND ICE di MASARISHOP.COM Retoucher: VEBY CITRA

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.