Pencipta Citra Flora

Lebih dari dua dekade tangan dinginnya telah mewujudkan impian para calon pengantin akan pesta pernikahan yang sempurna.

Harper's Bazaar Wedding Ideas (Indonesia) - - ISI -

Bagi penggiat dunia dekorasi pernikahan serta para flower designer, nama karen Tran tentunya sudah tidak asing lagi. selama lebih dari 23 tahun, wanita ini mendaki ke puncak kesuksesannya, hingga ia akhirnya menjadi satu-satunya wanita asia yang diakui secara global sebagai flower designer papan atas. Bazaar beruntung sempat berbincang bersama wanita cantik ini dalam kunjungan singkatnya ke indonesia yang diprakarsai Tiara Josodirdjo & associates.

Harper’s Bazaar (HB): sudah lebih dari dua dekade anda berada di industri ini. apa pelajaran terpenting yang anda petik?

Karen Tran (KT): Tentang betapa pentingnya dedikasi serta passion. karena menurut saya tanpa kedua hal tersebut rasanya sangat sulit untuk terus bertahan di bisnis ini. saya sendiri tidak punya latar belakang pendidikan formal tentang desain, belajar secara otodidak dari pengalaman. Berkat passion dan dedikasi saya tidak pernah berhenti belajar dan berkreasi.

HB: Bagaimana anda mendapatkan inspirasi untuk semua karya anda?

KT: dari banyak hal dan berbagai tempat. Bisa saja bentuk arsitektur, interior desain, warna dinding, karpet, pola jendela, hingga fashion display. Menurut saya inspirasi ada di manapun di sekitar kita, lalu tergantung bagaimana kita menyerapnya kemudian mengaplikasikannya. ini juga berlaku untuk tempat klien saya berada. negara tertentu pada suatu waktu, ketersediaan bunga serta cuaca, akan berpengaruh pada gaya desain yang saya terapkan.

HB: seperti apa ciri khas desain seorang karen Tran? kt: Brand karen Tran yang saya bangun memiliki ciri khas modern, extravagant dan timeless. selain itu kami juga terkenal dengan sentuhan desain yang lembut, mewah, dan feminin.

HB: di era internet dan sosial media, adakah perubahan mengenai proses dekorasi pernikahan?

KT: ya, kini kebanyakan klien datang kepada kami dengan begitu banyak ide dari internet, Pinterest, dan instagram. Mereka dilimpahi begitu banyak informasi visual dan ide. namun biasanya ide yang mereka

tunjukkan masih sangat acak. Tugas pertama event designer adalah membantu klien menyatukan semua ide tersebut, lalu menarik benang merah untuk mendapatkan apa yang klien inginkan.

HB: sebagai seorang flower designer, apakah anda memiliki bunga favorit?

KT: Tentu saja. Bunga favorit saya adalah karen Tran tulip. sayangnya kami hanya bisa menggunakannya sekali dalam setahun, karena bunga tersebut baru saja ditanam di Belanda kurang lebih dua setengah tahun yang lalu. Jenis tulip ini sangat unik karena memiliki lebih dari 34 kelopak. selain itu saya juga menyukai anggrek dan peony. keduanya cocok dengan gaya saya yang begitu feminin serta mudah diaplikasikan dalam segala jenis gaya desain.

HB: seperti apa kategori klien yang sempurna menurut anda?

KT: Tentunya harus seseorang yang paham dan mengenal gaya desain kami. serta selera dan visi mereka sesuai dengan yang brand kami miliki. karena jika ini berbeda, maka akan sulit untuk membuat klien puas. HB: apa yang harus diperhatikan para calon pengantin saat merencanakan pernikahan?

KT: Memilih vendor yang sesuai dengan visi mereka. dan pastikan kemampuan vendor pilihan dalam mewujudkan apa yang diinginkan, karena tiap vendor memiliki keahlian masing-masing.

HB: apa tip terbaik yang bisa diberikan oleh anda untuk para flower designer di indonesia?

KT: Buatlah colour palette yang indah dan nyaman dipandang. Pastikan warna-warna yang digunakan menyatu dengan baik. Jika ingin bermain dengan colour shades yang berbeda, pastikan untuk menyisipkan transisi yang pas. selain itu beranilah bermain dengan jenis bunga dan warna yang berbeda, untuk membuat rangkaian yang multi dimensi dan berdampak besar dalam buah dekorasi pernikahan. Hal yang tidak boleh juga dilupakan saat berencana mengimpor bunga dari luar negeri adalah pastikan bunga tersebut tersedia dan selalu perhatikan regulasi ekspor-impor di kedua negara, agar tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan.

HB: selain bunga, apa yang menurut anda penting dalam dekorasi?

KT: Menurut saya tiap elemen dalam ruangan bisa membantu mewujudkan desain yang fenomenal untuk sebuah pernikahan. Tak hanya bunga, tapi juga karpet, atap, drapery, linen, hingga stationery.

HB: apa pandangan anda tentang bunga sintetis?

KT: saya tidak terlalu sering menggunakan bunga sintetis. Biasanya hanya untuk di tempat yang tidak bisa disentuh atau dicium orang, misalnya atap. Jika hendak menggunakan bunga palsu pilihlah yang berkualitas premium.

HB: Bagaimana tren wedding decor tahun ini?

KT: saya rasa selebrasi pernikahan akan semakin ramai dibanding tahun lalu. Centerpiece yang berlimpah dan tinggi masih akan menjadi salah satu ornamen wajib. sementara untuk warna, pantone colour akan menjadi salah satu yang banyak digunakan. saya sendiri tidak terlalu terpengaruh dengan tren warna pantone. namun karena warna lembut itu selalu disukai, maka sepertinya akan banyak ditemukan di pesta pernikahan di tahun ini.

ciri khas karen Tran yakni dekorasi yang oppulent

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.