IMPIAN DALAM WUJUD MOMEN SAKRAL

Tata panggung layaknya perhelatan fashion hingga ukiran tangan berdetail bunga menyiratkan pesan sakral lewat impian seorang Anastasia Siantar. Oleh Bungbung Mangaraja.

Harper's Bazaar Wedding Ideas (Indonesia) - - FASHIONABLE WEDDIINNGG -

Ada sepenggal kalimat yang dikutip dari film When Harry Met Sally yang berbunyi, “When you realize you want to spend the rest of your life with somebody, you want the rest of your life to start as soon as possible.” Dalam dunia nyata, pasangan bahagia Anastasia Siantar dan Goldwin Yustantio tidak perlu jenjang waktu yang terlampau panjang untuk akhirnya menyempurnakan momen kebersamaan mereka. Perhelatan resepsi pernikahan megah nan indah pun akhirnya terealisasi pada Minggu, 5 Juni 2015 lalu, beberapa bulan setelah Holy Matrimony di penghujung tahun 2015 silam berlangsung.

Di satu sore setelah resepsi pernikahan indah tersebut, Bazaar berbincang dengan pasangan muda ini seraya mengagumi detail dekorasi pernikahan hingga momen intim antara keduanya dan keluarga terdekat.

Sebuah impian, inilah yang menjadi kata pembuka saat Anaz Siantar, begitu ia dipanggil, menjawab deretan pertanyaan mengenai kemegahan dan keindahan pernikahannya. Berbekal kecintaan dengan dunia fashion, para tamu diundang untuk berimajinasi seakan menghadiri sebuah perhelatan fashion, namun tanpa menghilangkan wujud sakralnya.

Sulir-sulir nuansa putih dengan bubuhan soft gold lengkap dengan kreasi kelopak bunga yang indah karya Nefi Decor terasa istimewa kala memijakkan kaki ke dalam Ballroom the Ritz-carlton,

Jakarta, Pacific Place malam itu. Hiasan ini menyempurnakan liuk panggung layaknya lintasan runway yang memang keinginan mempelai wanita sesuai angan-angannya. Lalu tampak sosok cantik berbalut gaun putih rancangan Yogie Pratama dan sang suami muncul dari balik panggung, suasana meriah pun menyambut Anaz dan Goldwin yang tak lepas dari senyum bahagianya.

Suasana hangat kian terasa saat kedua mempelai berbagi tegur dan sapa dengan keluarga terdekat yang duduk di deretan meja yang sengaja dibuat mengelilingi panggung pelaminan. Alasannya, karena Anaz dan Goldwin mempunyai hubungan erat dengan keluarga.

Kemeriahan malam itu pun semakin lengkap ketika Anaz dan Goldwin melakukan wedding dance yang membangkitkan spirit muda dalam balutan gaun indah karya Hian tjen dan setelan Wong Hang tailor. tak satupun mata terpejam melihat kebahagiaan mereka seiring doa yang dipanjatkan oleh sejumlah tamu yang hadir untuk kebahagiaan yang sempurna bagi keduanya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.