Behind The MASTERPIECES

Sebuah haSil tak akan mengkhianati proSeSnya. berkat ketekunan Saat melalui proSeS yang rumit terciptalah Sebuah perhiaSan dengan pancaran Sinar berlian terbaik di kelaSnya.

Herworld Brides (Indonesia) - - Trends -

Perempuan mana yang bisa menolak sebuah perhiasan indah? Seperti kalimat “Diamonds are women’s bestfriend”, pada kodratnya memang perhiasanlah yang selalu berhasil membuat tampilan perempuan semakin berkelas. Cartier selalu memuaskan hasrat kaum hawa dengan menghadirkan perhiasan kualitas terbaik secara konsisten. Bagi rumah mode ini, kesempurnaan gemstones hadir berkat proses craftmanship dan ketelitian hingga detail terkecil. Sebisa mungkin tiap proses diawasi dan dicermati dengan baik seperti sebuah berlian tipe DIF (Internally Flawless) dengan 30,21 karat yang menjadi batu sentral dari kalung Pur Absolu dan ditampilkan di Biennale des Antiquaires,

Paris. Pancaran sinar dari sang batu permata disempurnakan melalui proses pembuatan yang memakan waktu sekitar 1000 jam.

Cartier tidak melihat besar kecilnya ukuran setiap berlian. Semua berlian memiliki posisi sebagai yang diistimewakan dan diperlakukan dengan sama untuk tiap potongannya, termasuk dalam hal komposisi dan intensitas. Tantangan terbesar bagi para gem-setter adalah memastikan tidak ada ruang kosong tertinggal di antara berlian, karena hal ini bisa memengaruhi tingkat kesempurnaannya. Pengecekan berulang selalu dilakukan demi

memastikan perhiasan layak ditampilkan ke pasar.

Sedangkan untuk lini high jewelery, dibutuhkan waktu sekitar 3000 jam kerja dalam sekali pembuatannya. Hanya para pekerja dengan pengalaman minimal 10 tahun yang bisa membuat deretan perhiasan mewah ini. Cartier kini memiliki sekitar 130 karyawan dengan sekitar 40 pekerja yang memiliki kualifikasi dengan tingkat keahlian tersebut.Walau peralatan tradisional mulai menghilang dan digantikan oleh berbagai teknologi canggih, namun Cartier tetap berpegang teguh bahwa syarat utama yang diperlukan adalah kesabaran dan kecekatan. Bahkan Cartier memiliki sebuah ruangan khusus untuk proses pembuatan permata. Lima karyawan di workshop tersebut selalu bekerja dengan hening, fokus mengerjakan tiap detail agar tidak terjadi satu kesalahan pun.

Komitmen inilah yang terus digerakkan oleh Cartier untuk mempertahankan gelarnya sebagai salah satu brand perhiasan terbaik di dunia. Dari para gemologis hingga jeweler, keseluruhan tim selalu berusaha untuk menampilkan jiwa dari sang batu permata, berikut dengan makna dan cerita di balik pembuatannya. Teknologi pun diperkaya oleh ketulusan, karena pada akhirnya berlian adalah sebuah cerminan dari impresi dan emosi.

keseluruhan detail diperhatikan dengan baik agar tercipta hasil yang sempurna

tiap koleksi yang dihadirkan akan selalu menjadi signature dari cartier. 2017

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.