10 ETIKA KE PAMERAN SENI

Menjaga kenyamanan diri sendiri dan pengunjung lain di eksebisi seni.

Herworld (Indonesia) - - Contents -

Mengunjungi pameran seni bisa jadi momen rekreasi. Namun, ada aturan tak tertulis yang baiknya Anda pahami. Simak sepuluh ‘tata cara’ berikut dan bersiaplah datang ke eksebisi artsy tanpa perlu merasa terganggu atau mengganggu orang lain, OLEH RAI RAHMAN INDRA

1 Kenakan pakaian yang nyaman

Tampilan kasual seperti kaus berbahan katun atau celana panjang longgar bisa jadi pilihan tepat untuk digunakan. Selain nyaman dan lebih memberi keleluasaan, Anda pun tetap bisa terlihat rapi. Hindari penggunaan busana yang terlalu formal seperti jas atau gaun panjang dengan ragam aksesori. Meski ada beberapa gelaran seni bertema VIP yang mengharuskan tamunya menggunakan pakaian formal, namun secara umum, busana jenis ini akan lebih menyulitkan terutama saat sedang menikmati karya yang sifatnya interaktif.

2 Jaga ketenangan

Saat sedang melihatlihat, jangan berisik, bicara terlalu keras, atau bertingkah terlalu gaduh meski ada karya yang membuat Anda takjub sekalipun. Kecilkan suara dan belajarlah menghargai situasi. Hindari tindakan ‘asyik sendiri’ sampai tak memedulikan keadaan sekitar.

3 Jangan terlalu dekat

Beri jarak antara Anda dan karya yang sedang dicermati. Bahkan mudahnya, ikuti saja garis pembatas yang telah disediakan. Melihat terlalu dekat bisa berisiko menyenggol, menggores, mengubah tata letak, atau malah merusaknya. Untuk urusan ini, Anda harus benar-benar menaatinya karena banyak karya seni bersifat sensitif.

4 Jangan sentuh

Meski menggoda untuk dipegang, tapi ada baiknya tahan untuk tak melakukan hal tersebut. Jari tangan manusia mengandung minyak dan kotoran kasat mata yang berpotensi merusak, mengubah warna, hingga meninggalkan bercak yang tak diinginkan. So, jika Anda benar-benar mencintai seni, Anda pasti bisa mengerti aturan sederhana ini.

5 Etika berfoto

Pastikan boleh atau tidaknya memotret dan berfoto bersama karya. Jika diijinkan, berfotolah tanpa menghalangi pandangan atau mengganggu pengunjung lain. Cukup dua atau tiga kali take. Jangan lebih. Mengambil gambar berulang-ulang dalam sebuah pameran akan terlihat mengesalkan dan mengganggu. Selain itu, hindari juga pemakaian blitz atau flash pada karya karena berpotensi merusaknya. Nikmatilah barang seni tanpa perlu merasa harus selalu mengabadikannya dalam lensa.

6 Baca caption

Untuk lebih memahami apa yang sedang dilihat, sempatkan diri untuk membaca keterangan yang sudah disediakan entah di samping atau bawah karya. Selain memperkaya wawasan, Anda pun jadi lebih mengerti konteks di balik ciptaan yang berhasil dikreasi oleh

sang seniman. Pahami kritik yang diangkat, dalami pesan yang ingin disampaikan, dan lain sebagainya. Anda pun akan pulang dengan pengetahuan baru di samping foto-foto anyar untuk berbagai media sosial itu.

7 Berbincang dengan Perupa

Jika ada sesi meet and greet dengan sang seniman, hadirilah. Karena biasanya akan ada kesempatan untuk diskusi dan bertanya langsung dengan mereka secara terbuka. Pasti seru dan berisi.

8 Baca katalog

Sebelum melihat seluruh koleksi yang sedang dipajang, tak ada salahnya membeli atau membaca katalog yang disediakan terlebih dahulu. Selain mempermudah untuk tahu isi pameran, Anda pun bisa membaca penjelasan tentang semua karya jika terlewat membaca caption yang disediakan.

9 Tidak makan atau minum

Ruang pameran HARUS bebas dari makanan dan minuman demi menghindari sampah, kotoran, tumpahan, bercak, aroma, sampai rusaknya benda seni yang diakibatkan oleh kelalaian pengunjung. Oleh sebab itu, demi mengantisipasinya, makan dan minumlah di luar area eksebisi agar tak terjadi hal yang tak diinginkan dan tidak juga mengganggu kenyamanan umum.

10 Awasi si Kecil

Jika harus membawa anak kecil, pastikan mereka terawasi dengan baik. Gendong, strap di dalam stroller, atau genggam erat tangannya agar tindak-tanduk dan ketidaksengajaannya tidak berdampak negatif atau mengganggu pengunjung lain. Selain itu, pastikan bahwa mereka tidak rewel dan berteriak-teriak di dalam art space. Bawakan buku, mainan, atau apa pun yang bisa mendistraksi mereka dari kebosanan. Jika sifat mereka cenderung rewel, maka lebih baik urungkan niat untuk mengikutsertakannya dalam exhibition visit kali ini daripada malah menimbulkan gangguan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.