Azalea Ayuningtyas, 28, Melia Winata, 27 & Hanna Keraf, 29, Founder Du’anyam

Herworld (Indonesia) - - Feature -

Mengenyam kuliah di tiga negara yang berbeda tak membuat tiga sahabat yang telah berteman sejak SMA ini kehilangan chemistry. Dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berlainan yaitu Marketing (Melia), Kesehatan Masyarakat (Azalea), dan Pengembangan UKM (Hanna), terbentuklah Du’anyam pada tahun 2014 sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kondisi kesehatan ibu dan anak di Indonesia. “Dulu kami memang terpisah jarak dan waktu. Saya di Jepang, Melia di Australia, dan Ayu di Amerika. Namun, karena selalu bertemu saat liburan dan sering ngobrol via online, maka ide kami pun bisa terlaksana,” ujar Hanna. Dari ide sederhana jadi sebuah media pengangkut visi misi mulia, Du’anyam hadir untuk memberi kesempatan pada ibu-ibu di seluruh pelosok Nusantara untuk membantu dirinya sendiri keluar dari kesulitan ekonomi melalui produk anyaman, terutama yang berhubungan dengan pemenuhan nutrisi ibu hamil dan anak-anak. Kini dengan jumlah penganyam hampir 500 orang yang tersebar pada 22 desa di Flores, Papua, dan Kalimantan, Du’anyam sudah mampu menggelar pameran di Jepang, Korea, Singapura, Italia, Australia, dan Singapura ditambah Denmark dan Amerika yang mulai membuka pintu ekspor bagi produk yang terbuat dari daun lontar, kulit kayu, dan kulit rotan ini. “Harapan terbesar kami adalah tiga pilar utama yang kami usung bisa terwujud secara bersamaan, yaitu pemberdayaan perempuan, peningkatan kesehatan, dan promosi kebudayaan. Dengan begitu, mimpi, kerja keras, dan buah persahabatan kami tidak akan sia-sia,” ungkap Melia.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.