ASPIRATION/ INNOVATION

Herworld (Indonesia) - - News -

Ulasan mengenai Kantorkuu, salah satu co-working space pilihan para Millennial; Sosok dunia yang berhasil menyuarakan peran perempuan di dunia mode.

Tak setiap abad, industri mode dunia didonimasi oleh suara para perempuan yang hadir, bukan hanya sebagai pengguna namun sebagai para creators. Pada bulan Juli 2016, para pecinta mode di seluruh dunia menerima berita menarik dari rumah mode asal Prancis untuk pertama kalinya. Seorang perempuan bernama Maria Grazia Chiuri telah dipilih untuk menggantikan Raf Simons sebagai Creative Director dari Dior. Memulai karirnya sebagai desainer aksesori bagi rumah mode asal Italia, Valentino, Maria Grazia bersama partnernya Pierpaolo Piccioli, dikenal sebagai sosok yang sukses membawa Valentino kembali relevan dan eksis di industri mode - dari kreasi Rockstud hingga gebrakan aksen punk pada beberapa koleksi ready-to-wear.

Hal yang sama, yaitu nafas perubahan juga dibawa oleh Maria Grazia ke rumah mode Dior. Menyuarakan hak perempuan dalam beberapa aspek pada koleksi yang ia suguhkan contohnya t-shirt dengan tulisan “We Should All Be Feminists” pada koleksi spring summer 2017 dan slogan “Women’s Rights Are Human Rights” pada set dekorasi peragaan busana koleksi fall winter 2018 yang sepenuhnya terinspirasi dari gerakan aktivis perempuan di London pada tahun 1960-an. “Saya ingin menyampaikan pesan bahwa salah satu cara mengubah dunia, adalah juga mengubah pakaian yang dikenakan oleh para perempuan untuk bebas berekspresi” ujarnya pada wawancara dengan salah satu media ternama asal Inggris.

Ambisi memulai suatu hal baru dan menyuarakan hal yang sebelumnya terkesan “tak pantas” menjadi salah satu poin unik dari lahirnya CR Fashion Book oleh sang editor fashion asal Prancis nan legendaris Carine Roitfeld. Menduduki kursi Editor In Chief dari Vogue Paris dari tahun 2001 hingga 2011, Carine memutuskan untuk membuat platform fashion sendiri pada tahun 2012. Gabungkan ciri dan estetika khas parisienne Carine dengan subjek yang berpengaruh saat ini di dunia, what we get.. is mind blowing. Seperti di CR Fashion Book Edisi 10, Carine memilih model muslim kelahiran Kenya, Halima Aden mengenakan hijab di sampul depan majalahnya. Bukan cuma Carine, pengusaha muda asal California, AS, Sophia Amoruso juga turut andil dengan meluncurkan buku Girlboss yang menjadi best seller dan kemudian situs girlboss.com yang dibuat untuk menjadi wadah perbincangan para perempuan muda dengan misi dan ambisi yang sama.

Dengan kemajuan era global dan teknologi, kini perempuan tak harus mengikuti suatu “tren” atau norma yang diciptakan oleh lingkungan. Semua perempuan memiliki ciri khas gaya dan cara berbusana yang beragam. Contohnya adalah sosok luar biasa dari perempuan dengan darah campur Korea dan Amerika, yaitu Yoon Ahn. Dengan followers Instagram sejumlah 271 ribu, Yoon terkenal lihai memadukan gaya street style dengan high fashion. Awalnya pada tahun 2008, Yoon bersama suaminya, yaitu rapper asal Jepang bernama Verbal merilis brand ciptaan mereka, Ambush. Suksesnya Ambush mendapat pujian dari banyak pecinta mode khususnya para penggemar gaya hypebeast, tak disangka perjalanan Yoon dari Ambush berhasil membawamya ke kapital panggung mode dunia yaitu Paris, saat ia ditunjuk sebagai Director of Jewellery untuk Dior Homme oleh sang Creative Director Kim Jones pada awal tahun 2018. Menjadi salah satu perempuan Asia dengan jaringan pertemanan dan klien seleb mendunia seperti Kanye West, A$AP Rocky, Pharrell Williams, Bella Hadid hingga Naomi Campbell, Yoon memiliki pancaran “cool girl attitude” yang tak dapat dipungkiri menjadi favorit di masa kini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.