Gaungkan Revolusi Hijau di Proyek Ikonik Terbaru

Tiga proyek ikonik terbaru berikut menunjukkan betapa Crown tak pernah berhenti berinovasi menyajikan karya yang berkelanjutan.

IDEA - - PROFIL- LIPUTAN KHUSUS - TEKS JOHANNA ERLY WIDYARTANTI

Saat diajukan pertanyaan, apa yang membuat Crown berbeda dengan pengembang lain, Iwan Sunito, Founder & CEO Crown Group menjawab hal ini. “Menetapkan standar yang tinggi di setiap proyek. Arsitektur yang menarik, tata ruang yang unik, dan ikonik.”

Alih-alih mengikuti desain yang sudah ada, Iwan menyatakan komitmennya untuk menerapkan desain inovatif di setiap proyek yang dibangunnya. “Kami berusaha mendorong batas-batas desain konvensional untuk menciptakan sebuah terobosan revolusioner,” kata Iwan.

Berikut sejumlah proyek Crown yang mendefinisikan kembali arti sebuah karya arsitektur pada sebuah kawasan.

Menembus Batas Desain

“Infinity by Crown adalah salah satu proyek yang merupakan representasi dari desain state-of-the-art yang menembus batasan arsitektur yang ada selama ini. Sesuai namanya, infinity, secara harafiah adalah sesuatu yang tak terbatas,” Iwan menjelaskan.

“Infinity by Crown Group merepresentasikan DNA dari Crown Group Holdings yang terdiri dari SPACE, yaitu Substance, Prestige, Architectural Intelligence, Commercial, and Experience,” tambah Iwan.

Desain konsep Infinity by Crown Group, yang terletak di kawasan Green Square, Sydney, ini menggambarkan semangat Crown Group akan inovasi yang berkelanjutan. Dirancang oleh Koichi Takada, pembangunan 401 unit apartemen mewah ini berdesain futuristik dan memiliki sejumlah terobosan elemen desain.

Berkat mengintegrasikan unsur alam, teknologi, transportasi, hiburan, dan fasilitas umum, proyek yang akan selesai dan dibuka pada Q1 2019 ini, berhasil meraih penghargaan desain.

Revolusi Ruang Hijau

Crown juga telah meluncurkan proyek yang disebut sebagai revolusi penggunaan ruang hijau dalam hunian vertikal di Australia, yang dinamakan Waterfall by Crown Group, yang akan selesai dibangun pada 2020.

Terletak 5 km dari Central Business District Sydney di O’Dea Avenue, Waterloo, pembangunan menara hunian ini mencakup 4 bangunan, 331 unit apartemen, taman vertikal, kolam renang infinity yang terletak di rooftop,

gym, ruang acara dan makan, ruang musik, kebun rooftop pribadi, outlet ritel, dan lounge

rooftop dengan pemandangan kota Sydney yang spektakuler.

“Dengan Waterfall by Crown Group, kami berkeinginan untuk merevolusi penggunaan ruang hijau dalam pembangunan hunian. Melepaskan diri dari tradisi lama, untuk melayani mereka yang mencari sebuah tempat untuk melarikan diri dari keramaian dan hiruk pikuk,” kata Iwan.

“Visi kami adalah agar bangunan ini menjadi seperti perpanjangan dari ruang hijau, tempat di mana warga dapat bersantai dan bernapas,” lanjutnya.

Kolaborasi 3 Arsitek Papan Atas

Tiga arsitek kelas dunia bergabung untuk proyek terbaru Crown Group, Mastery, yang terdiri dari 5 menara yang dibangun di kawasan Waterloo, Sydney.

Mastery by Crown Group akan semakin memperluas batas-batas desain modern yang

sudah didorong sebelumnya oleh proyek Waterfall by Crown Group di Waterloo dan Infinity by Crown Group di Green Square.

Pertama kalinya di dunia, komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, berhasil mempertemukan dua arsitek superstar asal Jepang, yaitu Kengo Kuma, arsitek Jepang, dan Koichi Takada, arsitek kelahiran Tokyo tetapi berdomisili di Sydney, di proyek terbarunya yang diluncurkan 23 Oktober 2018 ini. Proyek akan selesai dan dibuka di tahun 2021.

Hutan Kota adalah tema bangunan pertama yang menjadi pusat proyek ini. Bangunan rancangan Kengo Kuma ini menghubungkan para penghuninya dengan alam. Konsep ini menghidupkan salah satu keyakinan utama Kengo Kuma bahwa selalu ada hubungan antara alam dengan manusia. Namun, arsitektur yang baik tidak berusaha untuk memperbaiki alam. Sebaliknya, ia bergerak dengan alam, dan selalu membina dengan baik hubungan tersebut.

Tiga menara hunian lain menampilkan bakat produktif dari Koichi Takada. Di sini, Koichi berbagi visi dengan Iwan Sunito untuk mengubah kawasan Waterloo, dari kawasan industri pinggiran yang tidak memiliki karakter menjadi sebuah oasis perkotaan yang hijau dengan budaya lokal yang dinamis ditambah gaya hidup resor bagi para penghuninya yang bahagia dan sehat. Ini semua diwujudkan dengan menara hunian yang dirancang secara organik yang menonjolkan keunikan kawasan ini.

Sementara, menara hunian kelima dikerjakan oleh konsultan arsitektur Australia, Silvester Fuller, yang menambahkan perspektif lokal yang unik untuk keseluruhan pembangunan. •

Tujuh jam perjalanan pesawat terbang, menempuh jarak 5.342 km, membawa IDEA memenuhi undangan ke kantor pusat Crown Group, pengembang properti premium di Sydney, Australia. Menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan dapat menyaksikan langsung mega proyek yang menjadi ikon di daerah setempat yang telah dan akan dibangun oleh perusahaan properti besar yang didirikan oleh putra Indonesia ini. Dua puluh dua tahun perjalanan yang dilalui Crown menghasilkan begitu banyak karya inspiratif. Lima hari berada di Negeri Kanguru ini juga memberi banyak informasi tentang potensi Sydney dan Australia untuk investasi properti. Lokasi mana yang terbaik? Proyek terbaru apa yang dibuat Crown? Yuk, simak infonya!

Layout dan desain unik dan material berkualitas menjadi standar kualitas setiap proyek Crown.

Desain futuristik menembus batas-batas desain konvesional dari Infinity by Crown Group.

Kolam renang di proyek Mastery by Crown Group.

Menara apartemen Mastery by Crown Group yang bergaya “hutan vertikal” akan menjadi proyek hunian pertama oleh Kengo Kuma and Associates di Australia.

Terletak di O’Dea Avenue, Waterloo, menara hunian Waterfall by Crown Group ini memiliki taman vertikal dan kolam renang infinity yang menyajikan pemandangan kota Sydney yang menakjubkan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.