Transformasi Digital lewat Gaya Kerja

Melalui digital workstyle, Kino Group berharap bisa menciptakan gaya bekerja yang lebih efisien. Termasuk, dengan memiliki virtual employee.

Info Komputer - - Advertorial -

Melalui digital workstyle, Kino Group berharap mampu menciptakan gaya kerja yang lebih efisien. Termasuk, dengan memiliki virtual employee.

JIKA melintas di jalan Alam Sutera, angerang, Anda akan menemukan sebuah gedung menjulang dengan tulisan Kino di atasnya. Itu adalah kantor baru Kino Indonesia, perusahaan MC yang dikenal dengan rangkaian produk seperti Ovale, Eskulin, Sleek, dan Larutan Cap Kaki iga.

edung 25 lantai ini menandai babak baru bergabungnya semua unit bisnis Kino roup yang sebelumnya tersebar di seputaran akarta. ang tak kalah penting, gedung ini juga menjadi tempat dimulainya transformasi Kino roup ke arah di ital workstyle yang modern sekaligus efisien.

Menjawab Kebutuhan

Menurut oanito Iwan I Director Duta Lestari Sentratama/Kino roup , transformasi ke di ital workstyle ini menjadi kebutuhan mengingat perubahan gaya bekerja saat ini. Salah satu contohnya adalah gaya bekerja tim marketin yang penuh mobilitas dan jarang di kantor. “Padahal ada space yang kita sediakan untuk mereka di kantor” ujar Iwan menunjukkan inefisiensi yang terjadi.

Pada kantor tradisional, karyawan membutuhkan meja kerja karena komputer, telepon ekstensi, dan dokumen kerja mereka tersimpan di sana. Hal itulah yang dihilangkan melalui konsep di ital workstyle ini. Aplikasi dan data tersimpan di private cloud yang bisa diakses dari mana saja. Nomor ekstensi diganti SIP Phone yang terikat dengan nomor telepon karyawan. “Ke mana pun saya pergi, nomor ekstensi ini ikut ke saya” ujar Iwan mencontohkan.

Sedangkan untuk dokumen, semuanya kini menjadi digital. “Siapapun yang mendapat dokumen fisik pertama kali,

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.