IoT Menggerakkan Ekonomi Digital

Di era saat ini, teknologi seperti IoT ( Internet of Things) semakin memiliki peran penting dalam perkembangan bisnis suatu perusahaan. Hal itu sendiri dapat dilihat dari kemampuannya dalam menggerakkan ekonomi digital di seluruh dunia.

Info Komputer - - Special Report - PENULIS RAFKI FACHRIZAL

UNTUK MEMBAHAS lebih dalam seputar ekonomi digital saat ini, Schneider Electric menggelar acara bertajuk Innovation Summit Singapore pada tanggal 20-21 September lalu. Berlokasi di Marina Bay Sands, Singapura, acara ini mengangkat tema “Powering and Digitizing Economy”.

Acara ini sendiri mempertemukan para ahli Schneider Electric untuk berbagi wawasan dan ide-ide berani ( bold ideas) dengan para pemikir industri terkemuka di seluruh dunia mengenai tantangan dan peluang di era ekonomi digital seperti saat ini.

Innovation Summit ini merupakan penyelenggaran Schneider yang pertama terbesar di wilayah Asia Timur. Digelar selama dua hari, Innovation Summit dihadiri oleh lebih dari 1.500 pemangku kepentingan yang mencakup pelanggan, mitra, pemasok dan pengamat industri.

Dalam acara tersebut, JeanPascal Tricoire selaku CEO Schneider Electric mengatakan bahwa dunia saat ini telah berubah dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya yang didorong oleh ekonomi digital yang sedang menjadi trend.

“Digitalisasi adalah fondasi dan satu-satunya jalan menuju efisiensi dan pembangunan keberlanjutan. Efisiensi dan keberlanjutan juga merupakan cara untuk membuat bumi yang lebih layak. Menggerakkan efisiensi dan digitalisasi adalah pekerjaan kami di Schneider,” ujar Jean

“Apa yang kami lakukan adalah untuk memungkinkan orang agar dapat menggunakan lebih sedikit sumber daya. Kami

“Dunia berubah dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya yang didorong oleh ekonomi digital yang sedang booming. Teknologi seperti IoT, AI, dan big data mampu membuat perusahaan lebih efisien dan inovatif serta meningkatkan keunggulan kompetitif mereka.” ( Jean-Pascal Tricoire, CEO Schneider Electric)

ingin pelanggan kami untuk mencapai ide-ide berani dan kami memberi mereka ide-ide ini dengan solusi energi dan efisiensi,” tambah Jean.

Inovasi Platform EcoStuxture

Dalam acara itu, Schneider Electric juga memperkenalkan inovasi terbaru dari platform EcoStruxture unggulan mereka. Inovasi terbaru yang diperkenalkan dari platform EcoStruxture tersebut diantaranya EcoStruxture Building, EcoStruxture Power, EcoStruxture Asset Advisor dan EcoStruxture Plant and Machine.

Untuk diketahui, EcoStruxture sendiri merupakan platform berbasis IoT dan arsitektur terbuka dari Schneider yang memberikan solusi end-to-end dalam enam area domain yaitu

, teknologi informasi, bangunan, mesin, pabrik dan jaringan ( ). Solusi yang ditawarkan ini juga berfokus pada empat sektor utama pasar yaitu bangunan, pusat data, industri dan infrastruktur.

EcoStruxture memanfaatkan kemajuan dalam IoT, mobilitas, penginderaan, cloud, analisa dan keamanan cyber untuk menghadirkan inovasi di setiap level, mulai dari Connected Products, Edge Control, Apps hingga Analytics & Services.

“Teknologi di Schneider saling berkaloborasi antara IoT dan AI serta teknologi lain yang mendukung seperti machine

learning. Di dalam platform EcoStruxture sendiri, IoT sebagai penyambung teknologi di dalam sebuah struktur,” kata Jean.

Sampai saat ini, EcoStruxture telah di- install di 480.000 situs dengan dukungan lebih dari 200.000 integrator dan pengembang sistem, menghubungkan lebih dari 1,6 juta aset yang dikelola melalui 40 lebih layanan digital.

“Sebagai pemimpin industri yang bertanggung jawab, kami perlu menunjukkan bagaimana inovasi kami dapat membantu pelanggan dan mitra kami mewujudkan transformasi digital yang sukses dalam manajemen energi dan otomatisasi. Teknologi kami yang dibangun di atas EcoStruxure, memanfaatkan kekuatan digitalisasi yang memungkinkan pelanggan kami menjadi pemimpin yang lebih efisien, aman, andal, terhubung, dan berkelanjutan dalam menghadapi ekonomi digital,” ujar Jean.

Implementasi di Indonesia

Di Indonesia, EcoStruxure telah banyak digunakan oleh banyak industri. EcoStruxure memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis melalui efisiensi operasional dan pengurangan biaya energi hingga 60 persen, pengurangan biaya integrasi hingga 50 persen dan pengurangan hingga 30 persen untuk biaya operasional.

“Dalam 3 tahun terakhir, hampir 50 persen proyek bangunan baru telah terhubung dengan platform EcoStruxure Building, 80 persen pelanggan pusat data kami dikelola dengan EcoStruxure IT, dan lebih dari 1.200 gardu listrik PLN dimonitor dengan dukungan dari EcoStruxure Grid,” ungkap Xavier Denoly, selaku Country President Schneider Electric Indonesia.

Pada kesempatan itu, Xavier juga mencontohkan bagaimana salah satu pelanggannya dari Indonesia yang telah mengimplemetasikan platform ini. “RS Indriati, sebuah rumah sakit umum swasta yang berlokasi di Solo dapat menjadi contoh baik tentang bagaimana platform EcoStruxture dapat membantu memastikan ketersediaan dan keandalan distribusi energi dalam kegiatan operasional dengan efisiensi biaya operasional,” kata Xavier.

Untuk di sektor kesehatan sendiri, salah satu solusi Schneider yaitu EcoStruxure Power, sampai saat ini telah dipakai lebih dari 30 rumah sakit di seluruh Indonesia. Xavier juga mengatakan bahwa Solusi EcoStruxure Power juga telah dipercaya oleh 20 rumah sakit baru yang akan dibangun di wilayah Jakarta, Kalimantan, Sumatera dan Ambon yang targetnya akan selesai terpasang pada akhir tahun 2018 ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.