Dirikan Perusahaan IT Sejak Masa Kuliah

Berawal dari seringnya mengerjakan proyek aplikasi, Ibnu membangun PT GITS Indonesia yang kini dikenal menjadi salah satu perusahaan pengembang aplikasi yang cukup produktif di Indonesia.

Info Komputer - - Inspiring People - PENULIS: RAFKI FACHRIZAL

PT GITS INDONESIA sendiri merupakan perusahaan IT asal Bandung yang didirikan oleh sosok pria bernama Ibnu Sina Wardy. Memiliki fokus layanan pengembangan aplikasi, perusahaan ini didirikan oleh Ibnu bersama empat temannya ketika masih menempuh pendidikan disalah satu universitas di Bandung.

“Dulu, kami semua itu kuliah di universitas yang sama dengan jurusan Teknik Informatika. Kemudian ketika semester tiga, secara tiba-tiba kami terpikir dan terketuk untuk mencoba membangun sebuah perusahaan di bidang IT,” kata Ibnu selaku Founder dan Chairman PT GITS Indonesia.

Saat menceritakan awalawal perusahaan ini didirikan, Ibnu menjelaskan mengenai proyek berkesan yang pertama kali perusahaan ini dapatkan. “Proyek pertama kali itu kita bikin website untuk server pulsa dan itu proyeknya ada di Jakarta. Karena kantor kita waktu itu masih di Bandung, jadi kita seminggu sekali ke Jakarta buat revisi dan kadang kita kerjain revisi tersebut di tempat klien,” kenang Ibnu.

Ibnu juga menjelaskan, bahwa ketika pertama kali didirikan perusahaan ini tidak langsung menggunakan nama GITS Indonesia, melainkan bernama C19 Software House. “Kenapa C19 Software House? Karena dulu nama itu diambil dari nomor kosan kami yaitu C19 yang letaknya itu ada di daerah Dago Asri, Bandung,” kata Ibnu.

Seiring berjalannya waktu, karena beberapa alasan Ibnu dan temantemannya memutuskan untuk merubah nama perusahaannya tersebut menjadi Ganesha IT Solution. Namun tidak lama kemudian, agar terdengar lebih

simple nama tersebut kembali diubah menjadi PT GITS Indonesia pada sekitar tahun 2010 dan sekaligus menjadi nama terakhir yang digunakan perusahaan ini hingga sekarang.

Fokus Pada Aplikasi Android

Memiliki tagline “get it simple”, GITS Indonesia dikenal sebagai perusahaan pengembang aplikasi

Android yang cukup produktif di Indonesia saat ini. Bagaimana tidak, sejak didirikan perusahaan ini telah banyak menghasilkan berbagai aplikasi dengan beragam jenis mulai dari e-commerce, hiburan, edukasi, dan aplikasi jenis lainnya.

Dari jenis-jenis aplikasi tersebut, aplikasi populer seperti Tiket.com, Blanja.com, Pertamina Go, Antar Aqua, BRISat merupakan deretan aplikasi yang pernah dikembangkan oleh GITS Indonesia. Tidak hanya itu, aplikasi lain seperti Blubird VSM, Toresto, Telkom H!Bandung, MindSocial juga merupakan deretan aplikasi yang termasuk dalam portofolio GITS Indonesia.

“Sampai saat ini, total sudah ratusan aplikasi yang pernah dikembangkan oleh GITS Indonesia. Klien yang datang ke kami juga datang dari berbagai kalangan, baik itu instansi pemerintahan maupun perusahaan swasta,” jelas Ibnu.

Meskipun memiliki fokus di bidang pengembangan aplikasi Android, GITS Indonesia sendiri juga menawarkan layanan lain seperti pengembangan website dan pengembangan perangkat lunak kostum. Untuk layanan pengembangan aplikasi selular, selain aplikasi Android GITS Indonesia juga menyediakan layanan untuk pengembangan aplikasi dengan platform berbasis lain seperti iOS, Symbian, JavaME, Windows Phone, Blackberry, dan platform lainnya.

Saat ini, GITS Indonesia memiliki cukup banyak proyek pengembangan aplikasi yang sedang dikembangkan. Salah satu aplikasi yang sedang dikembangkan yaitu aplikasi untuk DIGITAL OffiCE. “Jadi, aplikasi yang sedang kami kembangkan ini bisa tahu karyawan ada di mana, bisa booking meeting room, bisa clock in dan clock out untuk absensi karyawan dan juga bisa ada berita serta komunitas untuk di dalam aplikasi tersebut,” ujar Ibnu.

Sampai saat ini, untuk mendukung kinerja perusahaannya dalam mengembangkan aplikasiaplikasi, GITS Indonesia sudah memiliki tim yang totalnya berjumlah sekitar 80 orang. Dengan jumlah timnya tersebut, Ibnu mengatakan bahwa dalam memimpin perusahaan seorang pemimpin harus mampu beradaptasi dengan baik dalam segala ruang lingkup apapun.

“Ketika menjadi pemimpin, kita harus mampu beradaptasi secara cepat dengan berbagai hal yang ada di perusahaan. Baik itu apa yang diinginkan klien, apa yang dinginkan karyawan ketika mengembangkan aplikasi, dan juga aspek-aspek lainnya. Soalnya kalo kita tidak pandai adaptasi, maka akan sulit untuk memimpin dalam perusahaan apapun,” ungkap Ibnu.

Berbagi Pengetahuan

Selain sibuk dengan perusahaan yang didirikan bersama teman-temannya tersebut, Ibnu juga aktif dalam kegiatan dan komunitas yang berhubungan dengan dunia teknologi. Salah satu contoh tersebut yakni di mana Ibnu menjadi salah satu Google Developer Expert (GDE) dari Indonesia.

“Saya kebetulan dari tahun 2015 itu kepilih jadi satu dari tiga GDE untuk Android di Indonesia. Sampai saat ini kira-kira saya sudah aktif sekitar tiga tahun,” ucap Ibnu.

Di GDE, apa yang Ibnu lakukan adalah harus sharing sebanyakbanyaknya seputar teknologi di balik Android. Selain itu, ia juga harus memberikan banyak pengetahuan tentang bagaimana cara membuat aplikasi Android dan hal-hal terkait tersebut.

“Yang harus di garis bawahi, seorang GDE itu bukanlah karyawan Google. Jadi jangan sampai salah soal hal ini. Intinya, kita di sana lebih ke membagikan ilmu kepada komunitas maupun kebanyak orang khususnya di Indonesia dan di bidang seputar Android,” tambah Ibnu.

Selain menjadi GDE, Ibnu bersama GITS Indonesia juga membentuk komunitaskomunitas yang kehadirannya sendiri sebagai salah satu cara berkomunikasi dengan sesama pengguna gadget di Indonesia. Tidak hanya itu, komunitas ini juga hadir sebagai sarana untuk tanya jawab, mengetahui info terkini seputar Android, mengetahui acara-acara menarik dan juga menjadi wadah untuk tempat berkumpul.

Beberapa komunitas tersebut seperti DokterDroid, iPhone Indonesia dan Infokulinerbdg. Selain komunitas tersebut, Ibnu bersama perusahaannya juga aktif berpartisipasi dalam berbagai acara atau kegiatan seputar dunia teknologi.

Di sisi lain, Ibnu mengungkapkan bahwa ada mimpi besar yang masih ingin ia wujudkan di masa depan. “Mimpi besar saya itu ingin memberi

impact yang semakin banyak untuk orang-orang, entah itu di GITS Indonesia atau pun di tempat lain. Intinya, memberikan

impact yang banyak dengan menyebarkan teknologi dari aplikasi-aplikasi yang dibuat. Karena dari satu aplikasi itu ada jutaan orang yang terbantu, jadi ingin memberi kontribusi yang lebih banyak lagi untuk kedepannya,” tutup Ibnu.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.