Masuki Ekosistem E-Commerce, JNE Beralih ke Cloud

Info Komputer - - Special Report -

Kompetisi dan pertumbuhan bisnis serta harapan pelanggan yang terus meningkat mendorong PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) beralih ke cloud.

Seiring makin gandrungnya masyarakat Indonesia berbelanja online, transaksi dan volume bisnis JNE pun ikut meningkat. “Industri ini dulu hanya mengalami peak sekali setahun, menjelang Lebaran. Dengan berkembangnya e-commerce saat ini, peak itu bertambah,” jelas M. Feriadi, Presiden Direktur JNE seraya menambahkan bahwa perusahaannya saat ini menangani lebih dari 20 juta pengiriman per bulan.

Oleh karena itu, perusahaan logistik yang tahun ini menginjak usia ke-28 tahun itu tentunya membutuhkan satu wadah yang elastis atau fleksibel untuk menampung maupun memroses data-data pengiriman dengan cepat.

Di sisi lain, kesuksesan bisnis logistik masa kini bukan hanya bergantung pada kecepatan mengantarkan barang ke tujuan. “Tetapi juga bagaimanan kami bisa men- deliver informasi dengan cepat, bagaimana customer bisa mengetahui secara real time, sampai di mana barang kiriman mereka sehingga memberi mereka a peace of mind,” ujar Feriadi.

Kecepatan dan akurasi informasi juga dibutuhkan saat business model tidak lagi hanya berupa pengiriman barang dari pengirim ke penerima. Bisnis online saat ini memungkinkan konsumen yang berada di negara A, berbelanja di marketplace di negara B, sementara produknya berada di negara C. Model bisnis semacam ini, menurut Feri, sangat membutuhkan teknologi untuk kecepatan dan akurasi informasi. Berada di ekosistem bisnis e-commerce, JNE tentu harus mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut.

Oleh karena itu, dalam waktu satu tahun terakhir ini, JNE menggandeng PT Prima Integrasi Network untuk melakukan implementasi Oracle Cloud dalam dua tahap. Di tahap pertama, JNE menyiapkan platform foundation berupa API platform yang berfungsi sebagai gateway untuk menangani transaksi e-commerce secara elastik. Tahap kedua diisi dengan pengembangan fiturfitur layanan sesuai kebutuhan e-commerce.

Apa saja manfaat yang diperoleh JNE dari pemanfaatan cloud? Pertama, pelanggan dapat memperoleh informasi pengiriman barang secara real time, bahkan informasi perpindahan barang kiriman tersebut dari satu titik ke titik berikutnya.

Berkat kemampuan track & trace tersebut, jajaran manajemen JNE juga dapat melihat kinerja dan pencapaian bisnis dengan lebih cepat/ real time. Dulu, dengan sistem manual, laporan baru dapat diterima setelah dua minggu. “Sekarang juga memudahkan kami untuk melihat apakah target tercapai atau tidak di akhir tahun,” imbuh Feriadi. Ketika misalnya terlihat ada potensi target tidak tercapai, perusahaan juga bisa mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi hal itu lebih awal.

M. Feriadi Presiden Direktur JNE

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.