Memeriksakan fungsi otak

Intisari - - Dan -

Penelitian menunjukkan bahwa prevalensi demensia paling banyak dialami pada usia 55-60 tahun. Namun khusus demensia Alzheimer, tidak hanya terjadi di usia tua, sebab bisa saja terjadi karena bakat genetik. Menurut Gea, demensia jenis ini juga pernah terjadi pada remaja usia 16 tahun. Demensia juga tidak terbatas pada lansia sebab demensia jenis vascular dapat terjadi di usia 30-40 tahun.

Penurunan fungsi kognitif alias fungsi luhur sebetulnya normal terjadi karena pertambahan usia. Tetapi pada penderita demensia, penurunan itu terjadi lebih dari kondisi normal dan sangat progresif. Nah, apabila sudah terjadi demensia, penurunan ini tidak bisa dihentikan dan dikembalikan seperti semula. Itulah sebabnya gejala awal demensia sebaiknya dikenali sejak dini yaitu sejak masa prademensia.

Prademensia atau mild cognitive impairment (MCI) adalah titik krusial. Apabila gejala demensia terdeteksi di masa prademensia, maka penanganan dan pencegahan masih bisa dilakukan. Tetapi lewat dari masa itu alias sudah masuk tahap demensia, sayang sekali tidak ada kata sembuh bagi si penderita. Hal yang bisa dilakukan adalah pemberian obat demensia untuk memperlambat progres penurunan fungsi kognitif.

Mengenali masa prademensia sebagai deteksi dini demensia dapat

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.