Menuju 100 Tahun ITB

Intisari - - Untuk Mempersiapkan Anak Menjadi Generasi Global Y - (Yds)

Untuk kedua kalinya, BNI ITB Ultramarathon 170K digelar pada 12 – 14 Oktober 2018. Ajang lomba lari ultramaraton ini menempuh jarak sekitar 170 km dari Kantor Pusat BNI di kawasan Sudirman Jakarta menuju ke Kampus ITB di Jalan Ganesha Bandung, melewati Puncak, Cianjur.

Banyak perubahan dilakukan pada lomba kali ini, belajar dari pengalaman di 2017. Cut of time ( batasan waktu lomba) berkurang dari 37 jam untuk individual menjadi 34 jam. Untuk relay 2 pelari menjadi 30 jam. “Tahun kemarin banyak yang sudah mencapai garis finis di bawah 30 jam,” kata pengarah lomba ( race director) BNI ITB Ultramarathon 170K, Lexi Rohi, saat konferensi pers di Kantor Pusat BNI Sudirman (17/9).

Perubahan mendasar lainnya, titik hidrasi ( water station) sekaligus titik pengecekan agak jauh dari jalan raya. Ini untuk mengantisipasi membeludaknya mobil para pendukung pelari yang parkir di pinggir jalan sehingga membuat kemacetan lalu lintas. Gatot Sudariyono, ketua panitia BNI ITB Ultramarathon 2018, memberi contoh WS di Ciranjang, Cianjur, yang bikin kemacetan sampai pengarah lomba dipanggil polisi.

Berita menariknya, hadiah untuk tahun ini naik Rp5 juta dibandingkan tahun lalu. Jadi untuk juara pertama Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga Rp15 juta. Hanya saja, hadiah itu hanya diperuntukkan di dua kategori (individual putra-putri dan relay 2 pelari putra-putri) dari lima kategori yang ada ( kategori lain relay 4 pelari, relay 8 pelari, relay 16 pelari). Tahun ini diadakan pula lari gembira menempuh jarak 5 km dari Museum Asia Afrika menuju kampus ITB.

Dalam konferensi pers ini BNI juga menegaskan untuk mendukung acara ini tiga tahun kedepan dalam menyongsong 100 Tahun Institut Teknologi Bandung.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.