AIR SALEH, KAMPUNG ORANG JAWA DI RAWA SUMATRA

Di masa silam, daerah ini menjadi salah satu lokasi permukiman transmigran. Letaknya yang agak jauh ke pedalaman, tak menyurutkan tekad mereka para pendatang untuk bertahan. Puluhan tahun kemudian, mereka sudah menjadi seperti warga setempat tanpa melupak

Intisari - - Photo Story - Penulis & Fotografer: Ardi Winangun di Jakarta

Seperti biasa, Dermaga Benteng Kuto Besak (BKB), Kota Palembang, Sumatra Selatan, pagi itu terlihat ramai. Di tepian dermaga, berbagai pedagang makanan dan minuman ramai menjajakan dagangannya. Orangorang hilir mudik di dermaga yang terletak di bawah Jembatan Ampera itu.

Di saat orang menjalani kesibukannya masing-masing, beberapa perahu speed boat yang berdempetan, tampak tengah diombangambing riak Sungai Musi. Angkutan umum di kawasan sungai itu tengah

menunggu para penumpang yang hendak menuju ke daerah-daerah Jalur, sebutan kawasan desa-desa di Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin.

Satu persatu, penumpang memasuki salah satu perahu yang akan segera berangkat. Untuk masuk dalam- nya, penumpang bisa melalui lubang, baik di jendela atau di pintu samping ruang pengemudi, maupun lewat bagian belakang. Meski perahu mampu menampung hingga 25 orang, namun bagian dalamnya terasa terlalu sempit. Walhasil, kepala harus selalu menunduk ketika masuk.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.