PENDERITA KENCING MANIS PATUT WASPADA

Intisari - - Fit -

Penyakit yang paling berkaitan dengan disfungsi ereksi adalah diabetes melitus atau kencing manis. Kenyataannya penderita diabetes berisiko 2-5 kali menderita disfungsi ereksi ketimbang pria sehat.

Seperti telah dibahas, 95% disfungsi ereksi disebabkan oleh gangguan organik. Di antara gangguan organik itu, biang keladi dari disfungsi ereksi berkaitan dengan pembuluh darah atau aliran darah yang berfungsi krusial dalam ereksi.

Ketika sinyal otak melepaskan nitrogen oksida maka kadar siklik guanosin monofostat meningkat. Senyawa ini yang kemudian membuka pembuluh darah pada penis sehingga ereksi terjadi.

Saat proses ini terjadi, pembuluh darah di sekitar penis terbuka dan otot-otot di jaringan korpora kavernosa menjadi lemas. Darah kemudian masuk dan terperangkap di penis, sehingga penis mengeras.

Nah, bagi penderita diabetes, terjadi gangguan pada aliran pembuluh darah sehingga suplai darah pada jaringan penis tidak cukup. Tidak hanya itu laju jalannya aliran darah juga terhambat pada penis. Inilah yang bikin penis tak bisa ereksi keras.

Khusus untuk kasus hipertensi juga begitu. Penebalan pada pembuluh darah menghambat aliran darah. Khususnya pula apabila si penderita hipertensi rutin mengonsumsi obat tekanan darah tinggi yang salah satu efek samping mengecilkan pembuluh darah. Pembuluh darah yang mengecil pasti bikin susah ereksi.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.